GUNUNG SITOLI, BeritaSekolah.com – Program Sekolah Lansia Mekar di Desa Siwalubanua II, Kecamatan Gunungsitoli Idanoi, resmi diperkenalkan sebagai salah satu langkah untuk menciptakan lingkungan yang lebih ramah bagi masyarakat lanjut usia.
Peluncuran Sekolah Lansia Mekar tersebut mendapat dukungan dari sejumlah instansi dan unsur masyarakat di daerah. Dinas P5A Kota Gunungsitoli turut memberikan dukungan dalam pelayanan keluarga berencana melalui bantuan KB KIT.
Selain itu, perhatian terhadap kebersihan lingkungan juga menjadi bagian dari kegiatan tersebut. Dinas Lingkungan Hidup memberikan bantuan berupa tong sampah yang diharapkan dapat mendukung upaya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan di Desa Siwalubanua II.
Baca Juga : 300 Pelajar Kunjungi Istana Kepresidenan Jakarta, Belajar Sejarah dan Pemerintahan
Pengurus dan Siswa Sekolah Lansia Dikukuhkan
Rangkaian kegiatan peluncuran ditandai dengan penyematan tanda pengenal kepada sejumlah perwakilan Sekolah Lansia Mekar. Mereka terdiri dari Ama Junior Gea selaku Kepala Sekolah, Ama Ziboy Gea sebagai Wali Kelas, Ama Gariu Gulö yang dipercaya sebagai Ketua Kelas, serta Ibu Amina Gea sebagai siswa tertua.
Penyematan tersebut menjadi simbol dimulainya kegiatan Sekolah Lansia Mekar di Desa Siwalubanua II sekaligus memperkenalkan para pengelola dan peserta program kepada masyarakat.
Suasana acara semakin meriah dengan penampilan lagu yang dibawakan oleh koor siswa Sekolah Lansia Mekar. Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, acara dilanjutkan dengan sesi foto bersama antara pengurus, peserta, pihak pemerintah, tenaga kesehatan, kader, serta unsur masyarakat yang hadir.
Membangun Lingkungan yang Ramah Lansia
Keberadaan Sekolah Lansia Mekar diharapkan tidak hanya menjadi tempat bagi para lanjut usia untuk mengikuti kegiatan pembelajaran, tetapi juga menjadi wadah untuk meningkatkan kualitas kehidupan lansia secara menyeluruh.
Program tersebut dapat menjadi bagian dari upaya pemberdayaan lansia agar tetap aktif dalam kehidupan sosial, menjaga kesehatan, serta mempertahankan kemandirian di tengah keluarga dan lingkungan masyarakat.
Kolaborasi berbagai pihak menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberlangsungan program. Pemerintah daerah, pemerintah desa, kader Posyandu, tenaga kesehatan, keluarga, dan masyarakat memiliki peran dalam menciptakan ekosistem yang mendukung kebutuhan warga lanjut usia.
Melalui sinergi tersebut, Sekolah Lansia Mekar Siwalubanua II diharapkan mampu menjadi wadah pendampingan bagi lansia sehingga mereka dapat menjalani masa lanjut usia dengan kondisi yang lebih sehat, aktif, mandiri, dan tetap memiliki kehidupan yang bermartabat.
![]()















