BANTEN, BeritaSekolah.com – Pemerintah Provinsi Banten memperkuat upaya menciptakan pemerataan akses pendidikan melalui kerja sama dengan Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Banten. Salah satu fokus kebijakan tersebut adalah mencegah praktik titip-menitip siswa dalam proses penerimaan murid baru sekaligus memperluas akses sekolah gratis.
Gubernur Banten Andra Soni menilai praktik menitipkan calon siswa ke sekolah negeri masih menjadi persoalan yang muncul saat masa penerimaan murid baru. Kondisi tersebut tidak hanya berpotensi mengganggu proses seleksi, tetapi juga dapat memberikan tekanan kepada pejabat daerah maupun pengurus PKK yang menerima permintaan titipan dari masyarakat.
Menurut Andra, praktik tersebut perlu dihentikan karena dapat mengurangi kesempatan anak-anak lain yang memiliki prestasi dan memenuhi persyaratan untuk mendapatkan tempat di sekolah yang dituju.
Baca Juga : 70 Persen Siswa SMPN 30 Depok Merupakan Atlet, 16 Cabor Mendapat Fasilitas Pembinaan
Ia juga mengingatkan bahwa kebiasaan menggunakan pengaruh atau memberikan sesuatu agar anak dapat diterima di sekolah dapat menjadi contoh buruk bagi generasi muda.
“Oleh karena itu, sejak tahun 2025, Pemerintah Provinsi Banten melaksanakan program sekolah gratis untuk sekolah-sekolah swasta yang ada di Provinsi Banten. Bila orang tuanya punya kemampuan lebih, jangan maksain nyogok. Karena itu sama saja kita memberi bibit-bibit korupsi kepada anak kita,” ujar Andra.
PKK Didorong Perluas Akses Pendidikan
Ketua TP PKK Provinsi Banten Tinawati Andra Soni mengatakan organisasi PKK memiliki posisi penting dalam membantu pemerintah menyampaikan sekaligus menjalankan program pendidikan di tengah masyarakat.
Jaringan kader PKK yang tersebar hingga tingkat desa dan kelurahan dinilai dapat membantu menjangkau keluarga yang membutuhkan akses pendidikan. Melalui jaringan tersebut, informasi mengenai program sekolah gratis diharapkan dapat diterima lebih luas oleh masyarakat.
“Kekuatan ini akan menjadikan PKK sebagai salah satu gerakan masyarakat terbesar di Indonesia yang mam
![]()















