MAKASSAR, BeritaSekolah.com – Pemerintah Kota Makassar kembali membuka pembelajaran secara langsung di sekolah setelah kondisi distribusi dan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) mulai membaik.
Mulai Rabu, 16 September 2026, murid jenjang TK, SD, dan SMP di Kota Makassar kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar secara tatap muka. Kebijakan ini sekaligus mengakhiri pelaksanaan pembelajaran jarak jauh atau daring yang sebelumnya diterapkan akibat kendala distribusi BBM.
Keputusan tersebut ditetapkan oleh Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pendidikan (Disdik) setelah melakukan evaluasi terhadap kondisi di lapangan. Stabilnya pasokan BBM serta mulai berkurangnya antrean kendaraan di sejumlah SPBU menjadi salah satu pertimbangan untuk mengembalikan aktivitas pembelajaran ke sekolah.
Baca Juga : Empat Siswa SMPIT Al Haraki Torehkan Prestasi Matematika di Singapura dan Hong Kong
Pembelajaran Tatap Muka Kembali Berlaku
Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soleman, menyampaikan bahwa kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 100.3.4/19/Disdik/IX/2026 mengenai pelaksanaan pembelajaran tatap muka bagi murid TK, SD, dan SMP di Kota Makassar.
Melalui surat edaran tersebut, seluruh satuan pendidikan diminta kembali melaksanakan kegiatan pembelajaran secara luring mulai 16 September 2026.
Sebelumnya, pembelajaran daring diberlakukan sebagai bentuk penyesuaian terhadap kondisi distribusi BBM yang mengalami gangguan. Setelah situasi dinilai lebih stabil, Dinas Pendidikan melakukan evaluasi dan memutuskan untuk mengembalikan kegiatan belajar mengajar ke sekolah.
Dengan kebijakan terbaru ini, sekolah-sekolah jenjang TK, SD, dan SMP di wilayah Kota Makassar kembali menjalankan proses pembelajaran secara langsung.
Sekolah Diminta Mempersiapkan Kegiatan Belajar
Dinas Pendidikan Kota Makassar meminta setiap kepala satuan pendidikan mempersiapkan pelaksanaan pembelajaran tatap muka sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Pelaksanaan kegiatan belajar mengajar harus tetap mengacu pada kalender pendidikan, struktur kurikulum, serta berbagai ketentuan yang berlaku di masing-masing satuan pendidikan.
Selain itu, kehadiran murid, guru, serta tenaga kependidikan diharapkan kembali berjalan secara optimal. Sekolah juga diminta memastikan kegiatan pembelajaran berlangsung dengan tertib, aman, efektif, dan tetap memberikan suasana belajar yang nyaman bagi siswa.
Pemberitahuan mengenai kembalinya pembelajaran tatap muka akan disampaikan kepada orang tua atau wali murid melalui masing-masing sekolah.
Orang Tua Diminta Memastikan Anak Hadir Tepat Waktu
Dengan dimulainya kembali pembelajaran di sekolah, orang tua dan wali murid diimbau mempersiapkan anak untuk mengikuti kegiatan belajar sesuai jadwal.
Achi Soleman meminta orang tua memastikan anak-anak mereka datang ke sekolah tepat waktu dan mengikuti ketentuan pembelajaran yang telah ditetapkan oleh pihak sekolah.
Sementara itu, guru dan tenaga kependidikan juga kembali menjalankan tugas kedinasan berdasarkan jam kerja serta jadwal pembelajaran yang berlaku.
Surat Edaran Pembelajaran Daring Dicabut
Pemberlakuan pembelajaran tatap muka ini sekaligus membuat aturan sebelumnya mengenai pembelajaran daring tidak lagi berlaku.
Surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar Nomor 400.3.5/17/Disdik/IX/2026 tertanggal 11 September 2026 tentang pelaksanaan pembelajaran daring bagi murid TK, SD, dan SMP dinyatakan dicabut.
Artinya, kebijakan belajar dari rumah yang sebelumnya diterapkan sebagai respons terhadap persoalan distribusi BBM resmi dihentikan.
Mulai 16 September 2026, murid TK, SD, dan SMP di Kota Makassar kembali mengikuti proses belajar mengajar secara langsung di sekolah.
Kembalinya pembelajaran tatap muka ini diharapkan dapat membuat aktivitas pendidikan kembali berjalan normal setelah sebelumnya dilakukan penyesuaian akibat kondisi distribusi BBM.
![]()















