BLANGPIDIE, BERITASEKOLAH.COM – Banjir yang melanda sejumlah wilayah Kabupaten Aceh Barat Daya sejak Rabu sore, 16 September 2026, turut mengganggu aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan pendidikan di sejumlah sekolah.
Selain menyebabkan akses lalu lintas terganggu, rumah warga dan lahan persawahan ikut terdampak. Kondisi tersebut juga membuat kegiatan belajar dan mengajar di beberapa lembaga pendidikan harus dihentikan sementara hingga situasi kembali memungkinkan.
Salah satu sekolah yang terdampak adalah SMA Negeri 4 Aceh Barat Daya (SMAN 4 Abdya) di Kecamatan Kuala Batee. Genangan air memasuki lingkungan sekolah dan sejumlah fasilitas pendidikan sehingga kegiatan belajar mengajar untuk sementara tidak dapat dilaksanakan seperti biasa.
Baca juga : Indonesia Siapkan 20 Talenta Vokasi untuk WorldSkills Competition 2026 di Shanghai
SMAN 10 Abdya Turun Langsung Membantu
Kondisi tersebut mendapat perhatian dari keluarga besar Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Wilayah Kabupaten Aceh Barat Daya. Kepedulian antarsekolah pun ditunjukkan melalui aksi gotong royong untuk membantu sekolah yang terdampak banjir.
Di bawah arahan Kepala SMAN 10 Aceh Barat Daya, Zulkifli, S.Pd., sejumlah guru, tenaga kependidikan, dan siswa dari sekolah tersebut mendatangi SMAN 4 Abdya untuk membantu proses pembersihan pascabanjir.
Aksi tersebut menjadi bentuk solidaritas antarlembaga pendidikan di Kabupaten Aceh Barat Daya. Dukungan juga datang dari SMA, SMK, dan SLB se-Aceh Barat Daya melalui dukungan moril serta doa bagi sekolah dan masyarakat yang terdampak.
Ruang Kelas dan Fasilitas Sekolah Terendam
Hujan dengan intensitas tinggi menjadi salah satu penyebab banjir yang menggenangi kawasan tersebut. Air yang masuk ke lingkungan SMAN 4 Abdya membawa lumpur dan berbagai material sisa banjir.
Sejumlah ruang kelas dan fasilitas sekolah terdampak genangan. Kondisi tersebut membuat lingkungan sekolah perlu segera dibersihkan sebelum kegiatan pendidikan dapat kembali berlangsung secara normal.
Para relawan dari SMAN 10 Abdya kemudian membantu mengeluarkan air, membersihkan lumpur, mengangkat sampah, serta menata kembali berbagai perabot sekolah yang terdampak banjir.
Kepala SMAN 4 Abdya Apresiasi Kepedulian Antarsekolah
Kepala SMAN 4 Aceh Barat Daya, Ilham Sahputra, S.Pd.I., Gr., menyampaikan apresiasi atas perhatian dan bantuan yang diberikan oleh jajaran Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Abdya serta keluarga besar SMAN 10 Abdya.
Menurut Ilham, dukungan tersebut sangat membantu pihak sekolah mempercepat proses pemulihan lingkungan setelah terdampak banjir.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Abdya atas arahan dan perhatiannya yang sangat cepat. Terkhusus kepada keluarga besar SMAN 10 Abdya, kami sangat terharu dan bersyukur atas bantuan serta kepedulian yang diberikan,” ujar Ilham kepada awak media, Kamis, 17 September 2026.
Ia menambahkan, kegiatan gotong royong tersebut membantu pihak sekolah dalam mempercepat proses pembersihan sehingga lingkungan pendidikan dapat segera digunakan kembali.
“Kegiatan gotong royong ini sangat membantu kami dalam mempercepat pemulihan lingkungan sekolah agar proses belajar-mengajar dapat kembali berjalan normal,” lanjutnya.
Solidaritas Pendidikan di Aceh Barat Daya
Kebersamaan yang ditunjukkan sekolah-sekolah di Aceh Barat Daya diharapkan dapat terus dipertahankan. Solidaritas antarsekolah tidak hanya penting ketika terjadi bencana, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan pendidikan yang saling mendukung.
Semangat gotong royong tersebut diharapkan menjadi kekuatan bersama dalam menciptakan dunia pendidikan yang solid, peduli, dan berkarakter di Kabupaten Aceh Barat Daya.
![]()















