Banner Sidebar
Banner Sidebar

Gerakan Peduli Lingkungan, KKN Unhas Ajarkan Siswa SD 9 Benteng Pentingnya Memilah Sampah Sejak Dini

Bersama ini kami sampaikan informasi Tentang Gerakan Peduli Lingkungan, KKN Unhas Ajarkan Siswa SD 9 Benteng Pentingnya Memilah Sampah Sejak Dini Sebagai berikut:

Membuang sampah pada tempatnya saja belum cukup. Melalui program SIPILAH (Siswa Pintar Pilah Sampah), mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Profesi Kesehatan Angkatan ke-69 Universitas Hasanuddin mengajarkan siswa UPT SD Negeri 9 Benteng, Kecamatan Baranti, Kabupaten Sidrap, cara memilah sampah yang benar.

Kegiatan yang diikuti 18 siswa kelas V tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran mengenai pentingnya memilah sampah sejak dini sebagai bagian dari penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Program ini juga menjadi bentuk pengabdian mahasiswa KKN dalam mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Pelaksanaan program diawali dengan penyampaian materi mengenai pengertian sampah, jenis-jenis sampah organik dan anorganik, pentingnya pemilahan sampah, serta dampaknya terhadap kesehatan dan lingkungan.

Setelah sesi edukasi, para siswa mengikuti permainan pemilahan sampah sebagai bentuk evaluasi sekaligus praktik langsung mengidentifikasi jenis sampah.

Program ini sejalan dengan target Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin 3 tentang kehidupan sehat dan sejahtera, poin 4 tentang pendidikan berkualitas, serta poin 12 mengenai konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab.

Penanggung jawab program, Ahmad Sofian Anugrah Syafa’at, mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin, mengatakan kegiatan tersebut dirancang agar siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Kegiatan ini diharapkan dapat membentuk kebiasaan adik-adik ke depannya dalam memilah sampah dengan benar, sehingga kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dapat tumbuh sejak usia sekolah dasar,” ujarnya.

Antusiasme siswa terlihat sepanjang kegiatan, terutama saat mengikuti permainan pemilahan sampah. Melalui aktivitas yang interaktif, mereka diajak mengelompokkan berbagai contoh sampah ke dalam kategori organik dan anorganik secara tepat.

Pendekatan belajar sambil bermain membuat siswa lebih mudah memahami materi sekaligus mendorong partisipasi aktif selama kegiatan berlangsung.

Kepala UPT SD Negeri 9 Benteng, Abdullah, mengapresiasi pelaksanaan program edukasi tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti ini memberikan manfaat besar karena tidak hanya menambah pengetahuan siswa, tetapi juga membiasakan mereka menerapkan perilaku memilah sampah sejak dini.

“Kami sangat mendukung kegiatan edukasi seperti ini karena memberikan manfaat yang besar bagi siswa. Selain menambah pengetahuan, kegiatan ini juga melatih siswa untuk membiasakan perilaku memilah sampah sejak dini sehingga dapat diterapkan baik di sekolah maupun di rumah,” ungkapnya.

Melalui program SIPILAH, mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Angkatan ke-69 Universitas Hasanuddin berharap budaya peduli lingkungan terus tumbuh di kalangan siswa sekolah dasar.

Kebiasaan memilah sampah yang ditanamkan sejak dini diharapkan dapat diterapkan secara berkelanjutan, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.

Demikian kami sampaikan informasi Gerakan Peduli Lingkungan, KKN Unhas Ajarkan Siswa SD 9 Benteng Pentingnya Memilah Sampah Sejak Dini semoga bermanfaat.

Loading