Banner Sidebar
Banner Sidebar

25 Kepala Sekolah SMA, SMK dan SLB di Sultra Dilantik, Gubernur ASR Tekankan Peningkatan Mutu

Pemerintah Provinsi Sultra meningkatkan tata kelola satuan pendidikan.
Dapatkan berita terbaru di Kanal WA KLIK DISINI

KENDARI, BERITASEKOLAH.COM – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Andi Sumangerukka atau ASR melantik sekaligus mengukuhkan 25 kepala sekolah baru untuk jenjang SMA, SMK, dan SLB di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara.

Prosesi pelantikan digelar di Ruang Pola Kantor Gubernur Sultra, Kendari, pada Senin, 21 September 2026. Pengangkatan tersebut mengacu pada Keputusan Gubernur Sulawesi Tenggara Nomor 100.3.3.1/303 Tahun 2026 yang ditetapkan pada 18 September 2026.

Pergantian dan penguatan kepemimpinan sekolah tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Sultra meningkatkan tata kelola satuan pendidikan. Kebijakan ini juga diarahkan untuk mendukung pemenuhan Standar Nasional Pendidikan (SNP) serta mempercepat pengembangan sekolah unggulan di Sulawesi Tenggara.

Dalam sambutannya, Gubernur ASR memberikan perhatian khusus kepada kepala sekolah yang mendapat amanah memimpin sekolah yang tergabung dalam klaster SMA Unggulan.

Baca Juga : Kemendikdasmen Terbitkan Pedoman Korps Kadet, Keikutsertaan Siswa Bersifat Pilihan

Menurutnya, keberadaan SMA Unggulan tidak semata-mata ditentukan oleh kondisi gedung maupun kelengkapan fasilitas. Faktor manajemen sekolah, kualitas tenaga pendidik, serta pengembangan karakter dan kemampuan siswa juga menjadi bagian penting dalam membangun sekolah berkualitas.

ASR menegaskan bahwa sekolah unggulan harus mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang mendorong lahirnya generasi muda Sulawesi Tenggara dengan kemampuan akademik yang baik sekaligus memiliki karakter, kedisiplinan, jiwa kepemimpinan, kredibilitas, dan daya saing.

Ia berharap para kepala sekolah yang baru dilantik dapat menjalankan tanggung jawab tersebut dengan serius dan mampu membangun budaya pendidikan yang berorientasi pada peningkatan kualitas.

Gubernur Sultra juga meminta agar pengelolaan SMA Unggulan diarahkan untuk meningkatkan kompetensi peserta didik sekaligus memperkuat kualitas guru.

Sekolah yang berada dalam klaster SMA Unggulan diharapkan dapat berkembang menjadi pusat pembinaan berbagai talenta dan prestasi pelajar di Sulawesi Tenggara.

Pengembangan potensi siswa, lanjut ASR, tidak hanya dilakukan melalui bidang akademik. Sekolah juga perlu memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan kemampuan di berbagai bidang lain, termasuk olahraga, seni, teknologi, hingga kewirausahaan.

Dengan penguatan kepemimpinan sekolah dan peningkatan kualitas sumber daya manusia, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara berharap satuan pendidikan mampu menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi serta kesiapan menghadapi perkembangan dan tantangan masa depan.

Loading