BOGOR, BeritaSekolah.com – Kondisi lingkungan belajar di SD Negeri Cirimekar 02, Kabupaten Bogor, kini semakin nyaman setelah sejumlah ruang kelas yang sebelumnya mengalami kerusakan mendapatkan perbaikan. Selain fasilitas yang telah direvitalisasi, kegiatan belajar mengajar di sekolah tersebut juga mulai memanfaatkan teknologi berupa layar interaktif.
Perkembangan tersebut menjadi perhatian dalam kunjungan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Sugiono, Rabu (7/10). Kedua menteri hadir untuk melihat secara langsung pelaksanaan sejumlah program prioritas pemerintah di bidang pendidikan.
Dalam kunjungan itu, Abdul Mu’ti dan Sugiono meninjau hasil program Revitalisasi Satuan Pendidikan yang telah dilakukan di SD Negeri Cirimekar 02. Mereka melihat perubahan kondisi sekolah, termasuk perbandingan keadaan ruang belajar sebelum dan setelah dilakukan perbaikan.
Selain meninjau fasilitas sekolah, kedua menteri juga menyaksikan secara langsung kegiatan pembelajaran di dalam kelas. Penggunaan layar interaktif menjadi salah satu bagian dari pelaksanaan program Digitalisasi Pembelajaran yang ditujukan untuk mendukung proses belajar mengajar dengan memanfaatkan teknologi.
Kehadiran kedua pejabat tersebut mendapat sambutan hangat dari para siswa. Para murid terlihat antusias menyapa dan bersalaman dengan Menteri Mu’ti dan Menteri Sugiono. Mereka juga memperlihatkan ruang kelas yang kini telah diperbaiki sehingga dapat digunakan untuk belajar dalam kondisi yang lebih nyaman.
Kunjungan tersebut juga diisi dengan kegiatan makan bersama para siswa melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini menjadi bagian dari perhatian pemerintah terhadap pemenuhan kebutuhan gizi peserta didik dalam mendukung proses pendidikan.
Menteri Abdul Mu’ti dalam kesempatan tersebut mengajak para siswa untuk memanfaatkan fasilitas sekolah yang semakin baik dengan meningkatkan semangat dalam belajar. Menurutnya, lingkungan sekolah yang nyaman harus diikuti dengan kesungguhan siswa dalam menuntut ilmu.
“Kalau sekolahnya bagus, harus rajin belajar,” ujar Abdul Mu’ti.
Revitalisasi sarana pendidikan dan penerapan teknologi dalam pembelajaran diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih layak sekaligus mendukung kegiatan pendidikan yang semakin adaptif terhadap perkembangan zaman.
![]()















