Bersama ini kami sampaikan informasi Tentang Kreatif! Ujian Sekolah Desa Berdaya Bumitama Manfaatkan Kolam dan Sawah sebagai Ruang Belajar Sebagai berikut:
Pelatihan tidak berhenti ketika peserta meninggalkan ruang kelas. Setahun setelah diperkenalkan di Kalimantan Barat, Sekolah Desa Berdaya (SDB) Bumitama mulai turun langsung ke kolam dan sawah untuk melihat bagaimana pengetahuan yang diperoleh peserta diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Kolam ikan dan lahan pertanian menjadi ruang “ujian” bagi para lulusan pelatihan. Melalui kunjungan ke sejumlah desa dan lokasi budidaya, tim SDB melihat perkembangan peserta sekaligus menggali pengalaman, tantangan, serta potensi yang muncul setelah pelatihan.
Pada cluster perikanan, peninjauan dilakukan langsung di lokasi budidaya ikan. Cara ini dinilai penting untuk memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai praktik yang dijalankan masyarakat, termasuk perkembangan usaha dan kebutuhan yang masih dihadapi.
“Setiap wilayah memiliki kondisi dan cara berkembang yang berbeda. Karena itu, kami ingin lebih banyak mendengar dan melihat langsung apa yang terjadi di lapangan,” ungkap Wawan Setyadi, Head Assistant CSR, dalam keterangan resmi dikutip, Rabu (19 Agustus 2026).
Menurut Wawan, kunjungan tersebut bukan semata-mata untuk mengevaluasi hasil pelatihan. Interaksi langsung dengan masyarakat juga menjadi cara untuk menemukan potensi yang dapat dikembangkan sesuai kondisi masing-masing wilayah.
“Dari sana, kami bisa memahami pengalaman dan tantangan yang dihadapi masyarakat, sekaligus melihat potensi yang dapat dikembangkan sesuai dengan kondisi masing-masing wilayah,” lanjutnya.
Selain perikanan, SDB juga meninjau cluster pertanian, khususnya pengembangan pertanian padi masyarakat lokal di Region 6 dan Region 10. Dari kegiatan ini, SDB sekaligus mengidentifikasi calon kelompok binaan yang memiliki minat dan potensi untuk mengembangkan pertanian padi.
Rangkaian kegiatan berlangsung di sejumlah lokasi, antara lain Pengatapan Raya, Desa Nanga Tayap, Desa Sungai Melayu, Dusun Membuluh, Dusun Teluk Bayur, dan MKNR. Total 84 peserta mengikuti kegiatan yang terbagi dalam enam batch dari cluster perikanan dan pertanian.
Bagi Wawan, pertemuan langsung dengan masyarakat memberikan pembelajaran yang tidak kalah penting dibandingkan materi di kelas. Dari kolam ikan hingga lahan pertanian, pengetahuan bertemu dengan kondisi nyata yang dihadapi masyarakat.
Pendekatan tersebut juga akan diterapkan pada cluster lainnya. SDB akan terus melihat perkembangan lulusan sekaligus belajar dari praktik yang sudah berjalan di lapangan.
Dengan pendekatan itu, Sekolah Desa Berdaya tidak hanya menjadi tempat memperoleh pengetahuan, tetapi juga ruang untuk menguji, mengembangkan, dan menyesuaikan pengetahuan tersebut dengan potensi lokal. Kolam dan sawah pun menjadi bagian dari proses belajar yang terus berlangsung di tengah keseharian masyarakat
Demikian kami sampaikan informasi Kreatif! Ujian Sekolah Desa Berdaya Bumitama Manfaatkan Kolam dan Sawah sebagai Ruang Belajar semoga bermanfaat.
![]()















