Sekolah Negeri Bebas Pungli, Khofifah Tekankan Transparansi Pendidikan

Berita Sekolah menyampaikan informasi tentang Sekolah Negeri Bebas Pungli, Khofifah Tekankan Transparansi Pendidikan, semoga informasi ini bermanfaat


Bersama ini kami sampaikan informasi Tentang Sekolah Negeri Bebas Pungli, Khofifah Tekankan Transparansi Pendidikan Sebagai berikut:

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa seluruh jajaran lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur menolak segala praktik pungutan liar.

Gubernur menyebutkan hal itu berlaku terutama pada sekolah-sekolah negeri jenjang SMA, SMK, dan SLB yang berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

“Kami tegaskan tidak ada pungli di sekolah-sekolah negeri yang ada di Jatim,” kata Khofifah dalam kegiatan jalan sehat guru dan murid SMA/SMK/SLB negeri dan swasta wilayah Kediri di GOR Jayabaya, Kota Kediri, Rabu.

Gubernur menjelaskan bahwa kebutuhan pembiayaan operasional dan kegiatan pendidikan di sekolah negeri sepenuhnya dibahas secara terbuka antara pihak sekolah dan komite, dengan berpedoman pada dokumen rencana kegiatan dan anggaran sekolah (RKAS).

“Penyusunan RKAS sendiri merupakan instrumen transparan yang mengacu pada ketentuan regulasi dan mengedepankan prinsip musyawarah serta akuntabilitas publik,” kata dia.

Khofifah juga menyampaikan setiap sekolah negeri di Jawa Timur mendapatkan dukungan anggaran dari berbagai sumber, yaitu Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan Pendidikan (BPOPP), serta partisipasi masyarakat yang bersifat sukarela dan tidak mengikat.

“Apabila dana BOS dan BPOPP belum mencukupi untuk mendukung seluruh program kegiatan satuan pendidikan selama satu tahun ajaran, maka diperkenankan untuk menggalang partisipasi masyarakat dalam bentuk sumbangan sukarela, yang dilakukan secara transparan dan berdasarkan hasil musyawarah bersama antara pihak komite dan sekolah,” kata dia.

Ia pun memastikan bahwa tidak ada pungutan liar atau pemaksaan ke wali murid.

“Kami bisa dipastikan tidak ada pungutan liar atau pemaksaan dalam bentuk apa pun kepada peserta didik atau orang tua/wali murid, tanpa melalui rapat bersama sekolah dan komite yang menjadi keputusan bersama,” kata dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai mengatakan bahwa kegoliatan jalan sehat ini merupakan bentuk nyata kecintaan terhadap tanah air.

“Jalan sehat yang diikuti oleh puluhan ribu siswa ini diikuti oleh seluruh siswa SMA, SMK, dan SLB se-Kediri, ditambah dengan para guru. Ini menjadi momentum penting untuk menumbuhkan semangat kebersamaan, sportivitas, serta rasa bangga sebagai bagian dari bangsa Indonesia,” kata dia.

Acara jalan sehat tersebut mengambil tema ‘Tolak Pungli, Raih Prestasi’, yang diikuti puluhan ribu siswa SMA, SMK beserta para guru ini. Yang menjadi daya tarik bagi para siswa dan guru yang diawali dengan penampilan Drum Band SMA Taruna Brawijaya.

Lautan para siswa juga memanfaatkan momen jalan sehat untuk berswafoto dengan Gubernur Khofifah.

Selain menjadi ajang kebersamaan, jalan sehat ini juga diramaikan dengan berbagai hadiah termasuk grand prize empat hadiah paket umrah dari Gubernur Khofifah untuk dua orang guru dan dua orang murid, serta beragam hadiah hiburan lainnya sekitar 500 buah seperti televisi, kulkas, penanak nasi, sepeda, motor listrik, baju kaus, dan masih banyak lagi.

Demikian kami sampaikan informasi Sekolah Negeri Bebas Pungli, Khofifah Tekankan Transparansi Pendidikan semoga bermanfaat.

Anda Ingin Melakukan Polling, Silahkan di PollingKita.com