Banner Sidebar
Banner Sidebar

Kesehatan Anak Jadi Prioritas, BPJS Kesehatan Pantau Siswa Sekolah Rakyat di Yogyakarta

Bersama ini kami sampaikan informasi Tentang Kesehatan Anak Jadi Prioritas, BPJS Kesehatan Pantau Siswa Sekolah Rakyat di Yogyakarta Sebagai berikut:

BPJS Kesehatan Cabang Yogyakarta menggandeng Puskesmas Kasihan II Bantul untuk melaksanakan pemantauan kesehatan serta skrining riwayat kesehatan meliputi pemeriksaan berat badan, tinggi badan, dan tekanan darah bagi 200 siswa dari 10 rombel di SRMA 19 Bantul pada Senin (15/06).

“Pemantauan tersebut sebagai upaya promotif dan preventif terhadap kondisi kesehatan siswa. Rata-rata berusia 15-17 tahun dan pada masa puncak pertumbuhan kita pantau kesehatannya sehingga optimal dan status kesehatannya terpantau,” kata PPS Kepala BPJS Kesehatan Cabang Yogyakarta Nur Wulan Uswatun Khasanah.

Wulan mengimbau siswa-siswi agar terus memastikan status kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) masing-masing dalam kondisi aktif, sehingga skrining dan pelayanan kesehatan lanjutan dapat diakses bilamana hasil skrining awal menunjukkan risiko penyakit tertentu.

“Apabila ada hal-hal yang perlu mendapatkan tindak lanjut medis maka dapat kita deteksi sedini mungkin dan menekan potensi dampak negatif pada kesehatan siswa. Hasil pemantauan dan skrining ini dapat menjadi bekal untuk memantau secara periodik kesehatan dan pertumbuhan siswa,” kata Wulan.

Wulan menambahkan selain kegiatan tersebut, BPJS Kesehatan juga menyediakan Program Skrining Riwayat Kesehatan tahunan yang dapat diakses mandiri melalui Aplikasi Mobile JKN atau web, di mana hasil yang menunjukkan risiko kesehatan dapat langsung dikonsultasikan dengan dokter di FKTP terdaftar.

“Kami juga memberikan apresiasi atas sinergi dan kolaborasi bersama puskesmas dan pihak sekolah, sehingga kita bersama-sama bisa berperan aktif dalam menjaga generasi muda mencapai kesehatan yang lebih baik,” katanya.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SRMA 19 Bantul Alfian Ihsan mengatakan demi kemudahan akses pelayanan, FKTP seluruh siswa-siswinya yang telah terdaftar dalam JKN kini dipindahkan ke Puskesmas Kasihan II yang lokasinya sesuai dengan letak sekolah.

“Sejauh ini kondisi kesehatan siswa mengalami perubahan signifikan. Anak-anak kami datang dari latar belakang keluarga desil 1 dan 2 dimana secara garis ekonomi sangat memprihatinkan. Setelah satu tahun dengan pembinaan dan dari puskesmas merujuk anak yang kondisi kesehatannya kurang baik, sekarang berangsur membaik,” tegasnya.

Alfian berharap kolaborasi ini dapat terjalin kembali karena menurutnya pemantauan terhadap kesehatan siswa perlu dilakukan secara berkala. Ia mewakili pihak sekolah menyampaikan terima kasih atas kontribusi BPJS Kesehatan dan Puskesmas Kasihan II atas pemantauan kesehatan siswa.

“Sangat bermanfaat sekali dan menjadi landasan kami memonitor kondisi anak. Kami juga bisa menyampaikan kepada orang tua wali bahwa anak-anak di sini difasilitasi dalam hal kesehatan. Sekiranya membutuhkan penanganan khusus kita akan bisa cepat menanggulangi sebagai tindakan preventif awal terkait kesehatan anak,” ujarnya.

Petugas Puskesmas Kasihan II Ni Ketut Ruwiati menyampaikan hal senada bahwa pemantauan dan skrining kesehatan tersebut sangat membantu pihak puskesmas dalam memantau sejauh mana kondisi kesehatan siswa serta mendeteksi potensi penyakit yang harus segera diketahui.

“Kami sangat mendukung pelaksanaan kegiatan ini sehingga kita bisa tahu lebih dini apa yang bisa ditindaklanjuti. Penyuluhan hingga pelatihan untuk kader yang membantu di lapangan sudah kami laksanakan. Harapan kami kegiatan ini terus berlanjut karena sangat mendukung program-program yang ada di puskesmas,” tutupnya.

Demikian kami sampaikan informasi Kesehatan Anak Jadi Prioritas, BPJS Kesehatan Pantau Siswa Sekolah Rakyat di Yogyakarta semoga bermanfaat.

Loading