Bersama ini kami sampaikan informasi Tentang Sekolah Diminta Perkuat Pengawasan, Dewan Soroti Pencegahan Kampanye LGBT Sebagai berikut:
Anggota Komisi X DPR RI Fraksi Partai Golkar, Karmila Sari, meminta seluruh satuan pendidikan memperkuat langkah pencegahan terhadap penyebaran kampanye LGBTQ di lingkungan sekolah.
Nama besar Universitas Indonesia ikut terseret dalam polemik unggahan Pride Month di akun media sosial Suara Mahasiswa Universitas Indonesia (Suma UI) yang dikaitkan dengan isu LGBT.
“Kita melihat ada publikasi terkait Pride Month di akun media sosial Suma UI yang dianggap sebagai bentuk dukungan terhadap LGBT. Hal seperti ini perlu dinilai secara lebih intensif, terlebih ketika sudah membawa nama besar UI,” ujar Karmila dalam sesi wawancara kepada MUI Digital, Jumat (10/7/26).
Karmila meminta agar institusi pendidikan memperhatikan setiap publikasi yang membawa nama besar institusi.
“UI menjadi contoh pertama karena memiliki nama besar dalam dunia pendidikan Indonesia dan menjadi perhatian publik. Harapannya, tidak hanya UI, tetapi kampus-kampus lain juga bisa lebih memperhatikan setiap publikasi yang membawa nama institusi,” ungkapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Karmila menekankan agar dunia pendidikan menjadi ruang yang aktif melakukan edukasi, pembinaan, hingga penegakan aturan apabila ditemukan aktivitas yang dinilai mengarah pada kampanye LGBT.
“Yang pertama dilakukan sekolah adalah sosialisasi mengenai efek negatif apabila LGBT ini semakin berkembang ataupun dimaklumi. Itu harus dipahami dulu dan disosialisasikan di setiap sekolah,” kata Karmila dalam wawancara.
Menurut Karmila, pencegahan tidak cukup hanya dilakukan oleh guru, oang tua juga harus dilibatkan agar pengawasan terhadap peserta didik berjalan lebih efektif.
Demikian kami sampaikan informasi Sekolah Diminta Perkuat Pengawasan, Dewan Soroti Pencegahan Kampanye LGBT semoga bermanfaat.
![]()















