Bersama ini kami sampaikan informasi Tentang Sekolah Darurat Pascabencana di Aceh Tamiang, Inisiatif Kemanusiaan Muhammadiyah Sebagai berikut:
Pascabencana banjir yang melanda di wilayah Sumatera, Muhammadiyah terus berupaya memastikan proses pembelajaran tetap berjalan sebagaimana mestinya, kendati dalam kondisi darurat.
Upaya itu mulai dilakukan seperti yang tampak di SMP Muhammadiyah Kuala Simpang, Aceh Tamiang. Menurut Agus Taufiqurrahman, tim relawan Muhammadiyah hadir membantu agar pembelajaran terus berjalan.
“Bagaimanapun, adik-adik harus mendapatkan pembelajaran yang baik,” kata Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah itu dalam tayangan video yang diterima Redaksi Suara Muhammadiyah, Selasa (6/1).
Agus menuturkan, tim relawan tersebut disokong oleh relawan dari Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Begitu pun dengan tempat-tempat lain, “Relawan sudah disiapkan oleh Muhammadiyah,” beber Agus.
Suatu hal yang niscaya, tim relawan tersebut dihadirkan bekerja sama sebagai tujuan simetris, yakni inisiasi kegiatan pembelajaran, “sekalipun dalam keadaan darurat,” sambung Agus.
Dalam rentang tempo 1,5 bulan ini, Muhammadiyah bekerja keras di wilayah terdampak bencana dengan mengutamakan prinsip One Muhammadiyah One Response (OMOR). Program ini dikoordinasikan oleh Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC).
“Yang dibantu oleh Lazismu dan segala Majelis Lembaga terkait, memulai respon tanggap darurat ini,” terangnya.
Bersamaan dengan itu, Muhammadiyah kini telah mempersiapkan respons untuk rekonstruksi dan rehabilitasi daerah terdampak. Seluruh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah yang tidak terdampak juga ikut terlibat penuh dalam kegiatan penanggulangan bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
“Semua itu kita kelola dengan prinsip One Muhammadiyah One Response, terkoordinasi dengan baik. Jadi seluruhnya ikut terlibat dalam kegiatan tanggap bencana Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat ini,” ujar Agus.
Agus menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses penanggulangan pascabencana ini. “Yang telah bekerja dengan ketulusan yang tidak pernah merasa lelah untuk menolong saudara-saudara kita yang sedang tertimpa bencana,” tandasnya.
Inisiasi sekolah darurat ini menjadi bukti nyata komitmen Muhammadiyah, yang selalu hadir saat umat membutuhkan pertolongan, khususnya dalam menjamin hak pendidikan anak-anak di tengah situasi bencana.
Artikel ini telah tayang di suaramuhammadiyah.id dengan judul: Pascabencana, Muhammadiyah Inisiasi Sekolah Darurat di Aceh Tamiang, https://www.suaramuhammadiyah.id/read/pascabencana-muhammadiyah-inisiasi-sekolah-darurat-di-aceh-tamiang
Demikian kami sampaikan informasi Sekolah Darurat Pascabencana di Aceh Tamiang, Inisiatif Kemanusiaan Muhammadiyah semoga bermanfaat.
Anda Ingin Melakukan Polling, Silahkan di PollingKita.com
