Banner Sidebar
Banner Sidebar

Stella Christie Dorong Kampus Perkuat Ekonomi Kreatif

Peran perguruan tinggi dalam pengembangan ekonomi kreatif Indonesia. (Foto : Diktisaintek)
Dapatkan berita terbaru di Kanal WA KLIK DISINI

JAKARTA, BeritaSekolah.com – Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Stella Christie, menekankan pentingnya keterlibatan perguruan tinggi dalam memperkuat ekonomi kreatif Indonesia. Kampus dinilai memiliki potensi besar untuk mengembangkan inovasi, melestarikan kekayaan budaya, sekaligus meningkatkan nilai ekonomi dari berbagai karya kreatif masyarakat.

Indonesia dikenal sebagai negara yang memiliki keberagaman budaya dan tradisi yang kaya. Berbagai produk seperti batik, kain tenun, hingga kerajinan tradisional menjadi bukti bahwa kreativitas masyarakat Indonesia telah berkembang selama berabad-abad.

Meski demikian, potensi tersebut masih membutuhkan pengelolaan yang lebih optimal agar mampu berkembang menjadi produk bernilai ekonomi tinggi dan memiliki daya saing di pasar internasional.

Hal tersebut disampaikan Stella Christie ketika menjadi pembicara dalam The 5th World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026, Jumat (23/10/2026).

Perguruan Tinggi Berperan Penting dalam Pengembangan Ekonomi Kreatif

Menurut Stella, perguruan tinggi tidak seharusnya hanya berfungsi sebagai tempat berlangsungnya kegiatan akademik. Kampus juga perlu menjadi pusat pengembangan kreativitas yang mampu menghasilkan inovasi berkelanjutan.

Melalui dukungan pendidikan, penelitian, serta kolaborasi dengan berbagai pihak, perguruan tinggi dapat membantu memastikan karya kreatif masyarakat terus berkembang dan memberikan manfaat ekonomi.

Stella menekankan bahwa kreativitas perlu diperkuat melalui sistem kelembagaan di lingkungan pendidikan tinggi.

Dengan pendekatan tersebut, gagasan kreatif tidak berhenti pada satu karya atau generasi, tetapi dapat terus dikembangkan dan dimanfaatkan secara lebih luas.

Ia juga menyoroti dua aspek penting dalam pengembangan kreativitas, yakni kontinuitas dan portabilitas.

Kontinuitas berkaitan dengan kemampuan menciptakan serta mengembangkan gagasan kreatif secara berkelanjutan. Sementara itu, portabilitas memungkinkan hasil kreativitas menjangkau masyarakat yang lebih luas tanpa terbatas oleh wilayah maupun waktu.

Kedua aspek tersebut dinilai penting agar kreativitas dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi kreatif Indonesia.

Seni Tenun NTT Jadi Contoh Pengembangan Kreativitas Berbasis Budaya

Dalam kesempatan tersebut, Stella Christie turut menyinggung pengembangan seni tenun di Universitas Nusa Cendana, Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Seni tenun menjadi salah satu contoh kekayaan budaya lokal yang berpotensi dikembangkan melalui keterlibatan perguruan tinggi.

Menurutnya, warisan budaya seperti tenun tidak hanya perlu dilestarikan, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi produk kreatif yang memiliki nilai tambah.

Upaya tersebut dapat dilakukan melalui peningkatan kegiatan pembelajaran kreatif, penguatan kemampuan inovasi, serta kerja sama dengan perguruan tinggi internasional.

Kolaborasi dengan institusi pendidikan luar negeri juga diharapkan dapat membuka kesempatan untuk mempelajari perkembangan industri kreatif global.

Stella menegaskan bahwa Indonesia sebenarnya tidak mengalami kekurangan sumber daya kreativitas. Sebaliknya, kekayaan budaya yang telah berkembang selama ratusan tahun merupakan modal besar untuk membangun industri kreatif yang kompetitif.

Penguatan Merek dan Kekayaan Intelektual Jadi Perhatian

Selain mendorong inovasi, Wamendiktisaintek juga menilai bahwa pengembangan merek dan perlindungan kekayaan intelektual perlu mendapatkan perhatian lebih besar.

Menurut Stella, karya kreatif yang dihasilkan masyarakat harus memiliki identitas yang kuat agar mudah dikenal dan memiliki peluang untuk dipasarkan secara berkelanjutan.

Penguatan kekayaan intelektual atau intellectual property (IP) menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan nilai ekonomi dari hasil kreativitas.

Dengan pengelolaan yang tepat, produk kreatif Indonesia tidak hanya dapat dikenal melalui keunikan budaya, tetapi juga mampu berkembang menjadi merek yang memiliki daya saing.

Perguruan tinggi diharapkan dapat berkontribusi melalui penelitian, pengembangan produk, pendampingan inovasi, serta kerja sama dengan pelaku industri.

Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperluas pemanfaatan hasil kreativitas masyarakat dalam kegiatan ekonomi.

Wamenekraf Irene Umar: Kreativitas Merupakan Sumber Daya yang Terus Berkembang

Pada acara yang sama, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif sekaligus Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Irene Umar, turut menegaskan pentingnya kreativitas sebagai salah satu kekuatan pembangunan ekonomi.

Irene menjelaskan bahwa kreativitas memiliki karakteristik berbeda dibandingkan sumber daya alam yang jumlahnya terbatas.

Kreativitas justru dapat terus berkembang melalui pertukaran gagasan, inovasi, serta pemanfaatan teknologi.

Menurutnya, warisan budaya Indonesia dapat menjadi sumber inspirasi untuk menciptakan berbagai peluang ekonomi baru.

Tradisi yang diwariskan dari generasi ke generasi juga dapat dikembangkan melalui inovasi sehingga tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat modern.

Selain itu, perkembangan teknologi dinilai mampu membantu memperluas jangkauan karya kreatif sekaligus menghubungkan para pelaku industri dengan pasar yang lebih besar.

Irene menekankan bahwa pengembangan ekonomi kreatif membutuhkan ekosistem yang mendukung pertumbuhan ide dan inovasi.

Ekosistem tersebut perlu memberikan kesempatan yang setara kepada para pelaku kreatif agar mampu mengembangkan gagasan menjadi produk maupun layanan bernilai ekonomi.

Identitas dan keunikan budaya lokal juga harus mendapatkan ruang untuk dikenal hingga tingkat internasional.

Kolaborasi Kampus, Pemerintah, dan Industri Diperkuat

Melalui semangat Diktisaintek Berdampak, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) terus mendorong perguruan tinggi untuk menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Pengembangan ekonomi kreatif Indonesia menjadi salah satu bidang yang dapat diperkuat melalui kerja sama lintas sektor.

Kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan dunia industri diharapkan mampu membuka peluang baru bagi pengembangan produk kreatif berbasis budaya.

Selain memperluas akses pasar, kerja sama tersebut juga dapat membantu meningkatkan nilai tambah produk serta memperkuat pengelolaan kekayaan intelektual.

Dengan dukungan pendidikan tinggi dan ekosistem industri yang semakin berkembang, kreativitas masyarakat Indonesia diharapkan dapat menjadi salah satu kekuatan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Penguatan peran perguruan tinggi juga diharapkan mampu memastikan kekayaan budaya Indonesia tidak hanya terjaga kelestariannya, tetapi terus berkembang menjadi inovasi yang memberikan manfaat ekonomi secara berkelanjutan.

Loading