Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat menyatakan sebanyak 1.586 sekolah di daerah setempat mendapatkan bantuan digitalisasi untuk peningkatan kualitas pendidikan.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Timur M Nurul Wathoni dalam keterangan tertulisnya di Lombok Timur, Jumat mengatakan pihaknya telah menandatangani berita acara serah terima (BAST) bantuan digitalisasi bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia di Jakarta.
“Untuk Lombok Timur, sebanyak 1.586 satuan pendidikan ditetapkan sebagai penerima bantuan. Rinciannya 9 PKBM sebanyak 9 lembaga, 500 sekolah TK/PAUD, 788 SD dan 289 SMP,” katanya.
Ia mengatakan, jenis bantuan berupa paket digitalisasi yang terdiri dari papan TV digital, laptop, dan perangkat digital lainnya. Nilai per paket sekitar Rp33 juta, dengan total nilai bantuan untuk Lombok Timur mencapai sekitar Rp20 miliar.
“Bantuan ini sistemnya di droping langsung dari kementerian ke pihak sekolah. Kami di daerah hanya sebagai penerima manfaat dan perangkat nya menjadi aset pemerintah daerah,” katanya.
Dirinya atas nama pemerintah daerah menyampaikan apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya kepada Presiden Prabowo Subianto dan Mendikdasmen RI.
“Insya Allah perangkat ini sangat membantu dan mendukung program peningkatan kualitas dan mutu layanan pendidikan di satuan pendidikan Lombok Timur,” katanya.
Ia berharap pihak sekolah dan para guru dapat memaksimalkan pemanfaatan perangkat dalam proses pembelajaran. Ke depan, Pemda juga akan terus mengupayakan penambahan jumlah perangkat digital, terutama di sekolah dengan jumlah rombel dan siswa besar, sekolah di pedesaan, serta PKBM.
“Program digitalisasi ini harus bisa menyasar sekolah pelosok termasuk sekolah swasta supaya layanan pendidikan bisa merata termasuk dari sisi mutu,” katanya.
“Semua harus terus ikhtiarkan agar sekolah yang belum, terutama sekolah baru bisa dapat dan ada penambahan lagi setiap sekolah,” katanya.
Ia mengatakan mekanisme pengusulan bantuan dilakukan melalui Dapodik secara sistem, bukan manual. Dinas melalui operator kabupaten hanya melakukan verifikasi dan memberikan informasi agar sekolah mengunggah dokumen secara lengkap melalui sistem.
“Bantuan ini nanti dikirimkan langsung dari kementerian ke alamat sekolah. Penyelesaian dokumen BAST dan lainnya juga diupload melalui sistem secara mandiri oleh operator sekolah,” katanya.
Demikian kami sampaikan informasi Digitalisasi Pendidikan di Lombok Timur Diperluas, 1.586 Sekolah Dapat Bantuan semoga bermanfaat.
![]()















