Bersama ini kami sampaikan informasi Tentang Sekolah di Kulon Progo Didorong Bentuk Pengawas Pemilos oleh Bawaslu Sebagai berikut:
Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, mendorong setiap sekolah membentuk pengawas Pemilihan Organisasi Siswa Intra Sekolah (Pemilos) untuk memperkuat pengawasan pesta demokrasi pelajar.
Ketua Bawaslu Kulon Progo Marwanto di Kulon Progo, Selasa, mengatakan pembentukan pengawas diperlukan karena pada penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya belum seluruh sekolah memiliki pengawas Pemilos.
“Bawaslu terus mendorong prinsip keadilan penyelenggaraan Pemilos dengan mengimbau pembentukan pengawas Pemilos di setiap sekolah, mengingat pada tahun-tahun sebelumnya belum seluruh sekolah membentuk pengawas Pemilos,” katanya.
Penguatan pengawasan tersebut menjadi salah satu bagian yang dibahas dalam penyempurnaan modul Pemilos 2026 bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), serta Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kulon Progo.
Marwanto mengatakan draf modul yang disiapkan KPU perlu disesuaikan dengan Surat Edaran Bupati Kulon Progo, terutama terkait kelembagaan penyelenggara Pemilos.
Salah satu penyesuaian yang didorong adalah penambahan Pengawas Tempat Pemungutan Suara (TPS) Pemilos yang belum tercantum dalam draf awal.
Berdasarkan Surat Edaran Bupati Kulon Progo, pemungutan suara Pemilos tingkat SMP dan SMA/SMK/MA se-Kulon Progo dijadwalkan berlangsung serentak pada 8 Oktober 2026.
Pelaksanaan Pemilos tersebut akan mendapat pendampingan dari KPU, Bawaslu, Kesbangpol, dan Dinas Kominfo Kulon Progo.
Selain penguatan pengawasan di sekolah, Dinas Kominfo Kulon Progo menyiapkan dukungan aplikasi Pemilos berbasis teknologi informasi yang disesuaikan dengan hasil penyempurnaan modul.
Pada penyelenggaraan tahun ini, aplikasi tersebut akan dilengkapi fitur untuk menampung formulir laporan pengawasan Pemilos.
Pembahasan dan pencermatan modul Pemilos 2026 melibatkan Bawaslu, KPU, Kesbangpol, serta Dinas Kominfo Kulon Progo.
“Sinergi antarlembaga ini ditargetkan mampu menyelesaikan penyusunan modul secara final dalam satu hingga dua hari ke depan, sebelum dilanjutkan dengan tahapan sosialisasi ke seluruh sekolah di Kulon Progo dalam tiga hari mendatang,” kata Marwanto.
Demikian kami sampaikan informasi Sekolah di Kulon Progo Didorong Bentuk Pengawas Pemilos oleh Bawaslu semoga bermanfaat.
![]()















