Bersama ini kami sampaikan informasi Tentang Sekolah Nasional Terintegrasi Hadirkan Sistem Pembelajaran Modern untuk Mencetak Generasi Unggul Sebagai berikut:
Peluncuran Program Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) merupakan wujud kehadiran negara dalam mempersiapkan generasi Indonesia yang unggul dan mampu bersaing di tingkat global.
Deputi III Kantor Staf Presiden, Yan Hiksas, menyampaikan dukungannya terhadap Program SNT tersebut. Yan berharap melalui SNT akan lahir banyak generasi Indonesia yang mampu bersaing di pusat-pusat peradaban dan universitas terbaik dunia.
“Kita yakin bahwa Indonesia ke depan tidak hanya mengandalkan sumber daya alam yang melimpah, tapi juga adalah sumber daya manusia yang kreatif, inovatif, yang tentu saja saya yakin akan dipersiapkan dalam sekolah nasional terintegrasi,” katanya dalam Taklimat Media Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Jakarta, 20 Juli 2026.
Untuk mendukung hal itu, SNT dirancang untuk mendukung tumbuh kembang murid secara optimal melalui berbagai fasilitas modern, seperti smart classroom, green school, laboratorium dan fasilitas pembelajaran yang lengkap dan modern, future library and learning commons, studio seni kreatif, pusat pengembangan guru, pusat olahraga, hingga layanan transportasi antar-jemput di dalam wilayah kabupaten.
Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal dan Informal, Gogot Suharwoto, menjelaskan, SNT akan mengembangkan tiga lapis kurikulum, yaitu kurikulum nasional sebagai fondasi, kurikulum kekhasan sekolah sebagai penguat, serta kurikulum berbasis konteks lokal sesuai karakteristik masing-masing daerah. Dengan demikian, setiap SNT akan memiliki keunggulan yang berbeda, seperti bidang pertanian, perikanan, koding dan kecerdasan artifisial, maupun potensi unggulan lainnya.
“Nantinya setiap SNT memiliki kekhasan sesuai potensi daerah masing-masing. Pendekatan pembelajaran berbasis STEAMS dipadukan dengan pembelajaran mendalam yang didukung oleh digitalisasi pembelajaran dan pengayaan tingkat global,” jelas Gogot.
Dikutip dari laman https://snt.kemendikdasmen.go.id., biaya pendidikan di SNT, mulai dari pendaftaran hingga kegiatan belajar mengajar sepenuhnya gratis karena dibiayai oleh Pemerintah Pusat.
SNT terbuka bagi peserta didik dari seluruh lapisan masyarakat di Indonesia yang berpotensi akademik maupun nonakademik tingkat kabupaten/kota. Tersedia jalur afirmasi untuk peserta didik dari keluarga miskin dan rentan miskin agar memperoleh kesempatan yang setara dalam mengakses pendidikan berkualitas.
Selain SNT, pemerintah saat ini juga telah mendirikan Sekolah Unggul Garuda (SUG) dan Sekolah Rakyat (SR). Ketiga program memiliki sasaran yang berbeda. SUG ditujukan bagi peserta didik berbakat yang dipersiapkan untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi unggulan dan berkarier di tingkat global melalui proses seleksi yang sangat ketat sedangkan SR ditujukan bagi peserta didik dari keluarga miskin ekstrem sebagai instrumen pengentasan kemiskinan dengan konsep sekolah berasrama.
Demikian kami sampaikan informasi Sekolah Nasional Terintegrasi Hadirkan Sistem Pembelajaran Modern untuk Mencetak Generasi Unggul semoga bermanfaat.
![]()















