Bersama ini kami sampaikan informasi Tentang Upaya Cegah Putus Sekolah, Disdikbud Situbondo Perbarui Data Siswa SD-SMP Sebagai berikut:
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Situbondo, Jawa Timur melakukan pendataan ulang jumlah siswa SD dan SMP untuk mempermudah mengontrol siswa rentan putus sekolah.
Berdasarkan data Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kemendikdasmen, di Situbondo tercatat angka anak usia sekolah yang tidak sekolah 5.828 anak.
“Kami akan melakukan pendataan ulang termasuk mencocokkan data dari Pusdatin, dan kami nantinya meminta data siswa ke sekolah-sekolah untuk mengetahui jumlah siswa SD dan SMP sebagai upaya mengantisipasi anak putus sekolah,” kata Kepala Disdikbud Kabupaten Situbondo Sopan Efendi di Situbondo, Kamis.
Pihaknya juga akan mencocokkan data Pusdatin untuk mengetahui jumlah anak putus sekolah secara riil menurut nama dan alamat.
Selain itu, pihaknya bekerja sama dengan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), salah satunya untuk pendidikan kesetaraan melalui kejar paket A, B, dan C sebagai upaya menekan angka anak tidak sekolah dan anak putus sekolah.
Pemerintah daerah setempat selama ini telah berupaya mengurangi angka anak tidak sekolah dan siswa rentan putus sekolah melalui program beasiswa berupa bantuan uang tunai bagi siswa SD Rp100.000 per orang per bulan selama lima bulan.
“Untuk siswa rentan putus sekolah Rp150.000 per orang per bulan selama lima bulan dan kuota beasiswa berupa bantuan uang tunai itu pada tahun ini sebanyak 849 siswa, rinciannya sekolah dasar 519 siswa dan SMP 330 siswa,” kata Sopan Efendi.
Demikian kami sampaikan informasi Upaya Cegah Putus Sekolah, Disdikbud Situbondo Perbarui Data Siswa SD-SMP semoga bermanfaat.
Anda Ingin Melakukan Polling, Silahkan di PollingKita.com
