Bersama ini kami sampaikan informasi Tentang Sekolah Rusak Pascagempa, Disdik Bener Meriah Ambil Langkah Darurat Pendidikan Sebagai berikut:
Pemerintah Daerah memalui Dinas Pendidikan Kabupaten Bener Meriah terus melakukan upaya kesiapsiagaan dan penanganan darurat bencana di wilayah setempat, baik akibat bencana hidrometeorologi maupun dalam rangka mendukung penanganan dampak aktivitas Gunung Burni Telong.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bener Meriah, Saidi M. Nurdin, S.Pd., M.Pd., saat dimintai keterangan melalui sambungan telepon, Selasa(6 Januari 2026), menyampaikan bahwa pihaknya terus memastikan kesiapan sekolah-sekolah dalam menyambut masuk sekolah pascabencana. saidi mengharap kepada pemerintah daerah melalui Intansi BPBD kabupaten Bener Meriah melaksanakan pemasangan tenda pendidikan (Pleton) di sejumlah sekolah terdampak. Langkah ini dilakukan guna memastikan kegiatan belajar mengajar tetap dapat berlangsung meskipun dalam kondisi darurat pascabencana. menyampaikan bahwa bantuan tenda pendidikan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap dunia pendidikan. Bantuan ini diharapkan dapat menunjang pelaksanaan proses belajar mengajar sementara, khususnya dalam rangka kesiapan masuk sekolah pada Senin, 5 Januari 2026 kemaren “ujarnya
“Pemasangan tenda pendidikan ini diharapkan dapat membantu pihak sekolah sehingga proses belajar mengajar tetap berlangsung dengan aman dan nyaman sambil menunggu penanganan lebih lanjut terhadap bangunan sekolah yang terdampak,” ujarnya.
Sementara itu, Dinas Pendidikan Kabupaten Bener Meriah juga menerima laporan kerusakan fasilitas sekolah akibat gempa bumi yang terjadi pada 30 Desember 2025. Kerusakan tersebut baru diketahui setelah berakhirnya masa libur sekolah dan dilaporkan oleh masing-masing kepala sekolah. Adapun sekolah yang dilaporkan mengalami kerusakan antara lain: – SD Negeri 1 dan SD Negeri 2 kecamatan Wih Pesam – SD Negeri Blok C Kecamatan Timang Gajah, mengalami retakan bangunan akibat gempa. – SD Negeri Pantan Lues, Kecamatan Timang Gajah, terdampak longsor di lingkungan sekolah. – SD Negeri 2 Puja Mulia, Kecamatan Bandar, mengalami retakan bangunan serta penurunan lantai pada salah satu ruang kelas. – SD Negeri Karang Jadi, Kecamatan Timang Gajah, dilaporkan mengalami retakan bangunan akibat gempa yang terjadi pada pagi hari sekitar pukul 04.00 WIB.
Laporan kerusakan tersebut bersumber dari kepala sekolah dan komite sekolah setempat dan telah diteruskan kepada instansi terkait untuk ditindaklanjuti. Dengan adanya tenda pendidikan serta pendataan kerusakan sekolah, diharapkan para siswa tetap dapat mengikuti kegiatan pembelajaran secara optimal meskipun berada dalam situasi darurat pascabencana”tutupnya
Demikian kami sampaikan informasi Sekolah Rusak Pascagempa, Disdik Bener Meriah Ambil Langkah Darurat Pendidikan semoga bermanfaat.
Anda Ingin Melakukan Polling, Silahkan di PollingKita.com
