PENAJAM PASER UTARA, BeritaSekolah.com – Musim kemarau yang masih berlangsung di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, mulai berdampak terhadap ketersediaan air bersih. Kondisi tersebut menyebabkan berkurangnya pasokan air baku yang digunakan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Danum Taka untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Menghadapi situasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara mengambil langkah dengan menyalurkan bantuan air bersih kepada sejumlah fasilitas umum, terutama sekolah dan rumah ibadah yang mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Penajam Paser Utara, Nurlaila, menjelaskan bahwa musim kemarau menyebabkan penurunan debit sumber air baku yang selama ini dimanfaatkan Perumda Air Minum Danum Taka.
Berkurangnya ketersediaan air baku tersebut secara langsung memengaruhi kemampuan perusahaan daerah dalam memproduksi dan mendistribusikan air bersih kepada masyarakat.
Pemkab Penajam Paser Utara Bergerak Atasi Kekurangan Air Bersih
Sebagai upaya mengurangi dampak kekeringan, pemerintah daerah melalui BPBD terus melakukan pendistribusian air bersih ke sejumlah lokasi yang membutuhkan.
Bantuan tersebut diprioritaskan bagi fasilitas pendidikan, tempat ibadah, serta warga yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih akibat menurunnya kapasitas produksi Perumda Air Minum Danum Taka.
Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, pemerintah daerah memanfaatkan cadangan air yang tersedia di kawasan pembibitan milik Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Kabupaten Penajam Paser Utara.
Lokasi penampungan air tersebut berada di Kelurahan Nipah-Nipah, Kecamatan Penajam, dan menjadi salah satu sumber air yang digunakan dalam kegiatan penyaluran bantuan.
Dua Sekolah dan Dua Masjid Terima Bantuan 20 Ribu Liter Air Bersih
Dalam tahap penyaluran yang telah dilakukan, BPBD Kabupaten Penajam Paser Utara mendistribusikan sekitar 20 ribu liter air bersih kepada dua sekolah dan dua masjid yang terdampak keterbatasan pasokan air.
Proses distribusi dilakukan menggunakan kendaraan tangki milik Dinas Perkimtan serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Penajam Paser Utara.
Penggunaan armada tangki tersebut menjadi bagian dari langkah pemerintah daerah untuk memastikan bantuan dapat menjangkau fasilitas umum yang membutuhkan.
Penyaluran air bersih diharapkan dapat membantu menjaga kelancaran kegiatan belajar mengajar di sekolah sekaligus mendukung kebutuhan air untuk aktivitas ibadah di masjid.
Warga Terdampak Kekeringan Bisa Menghubungi BPBD
Selain memberikan bantuan kepada sekolah dan rumah ibadah, BPBD Kabupaten Penajam Paser Utara juga membuka kesempatan bagi masyarakat yang membutuhkan pasokan air bersih untuk mengajukan permintaan bantuan.
Warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air akibat musim kemarau dapat menghubungi BPBD Kabupaten Penajam Paser Utara agar kebutuhan bantuan dapat ditindaklanjuti.
BPBD terus mengerahkan kendaraan tangki untuk mendistribusikan air bersih ke wilayah yang terdampak kekeringan dan keterbatasan pasokan air.
Upaya tersebut menjadi bagian dari penanganan dampak musim kemarau yang menyebabkan penurunan sumber air baku di wilayah Penajam Paser Utara.
Melalui distribusi bantuan air bersih ini, pemerintah daerah berupaya membantu masyarakat dan fasilitas pelayanan umum agar kebutuhan air tetap dapat terpenuhi selama kondisi kekeringan berlangsung.
![]()













