BOGOR, BeritaSekolah.com – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mengungkapkan bahwa bantuan pemerintah pusat untuk perbaikan fasilitas sanitasi sekolah menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas infrastruktur pendidikan di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Dukungan tersebut memungkinkan sejumlah sekolah yang sebelumnya belum mempunyai toilet atau kamar mandi memadai kini memiliki fasilitas sanitasi yang lebih layak digunakan oleh para peserta didik.
Saat berada di Cileungsi, Selasa, Rudy menyampaikan bahwa peningkatan sarana pendidikan tidak hanya berfokus pada pembangunan gedung dan ruang belajar, tetapi juga harus memperhatikan fasilitas penunjang yang berkaitan langsung dengan kesehatan serta kenyamanan siswa.
Menurutnya, keberadaan toilet sekolah yang bersih dan memenuhi standar kelayakan merupakan kebutuhan mendasar yang tidak boleh diabaikan.
Pemerintah Pusat Bantu Tingkatkan Sanitasi Sekolah di Bogor
Rudy menjelaskan bahwa pemerintah pusat melalui kebijakan Presiden dan pelaksanaan program oleh kementerian terkait telah memberikan dukungan terhadap pembenahan fasilitas pendidikan.
Bantuan tersebut turut membantu sekolah-sekolah yang sebelumnya mengalami keterbatasan sarana sanitasi sehingga para siswa dapat menggunakan toilet dan kamar mandi dengan kondisi yang lebih baik.
Pemerintah Kabupaten Bogor juga terus berkomitmen melakukan pembangunan dan revitalisasi fasilitas pendidikan secara bertahap untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman, sehat, dan nyaman.
Rudy menekankan bahwa penyediaan fasilitas sanitasi harus menjadi bagian dari setiap upaya peningkatan infrastruktur sekolah.
Dengan tersedianya toilet yang layak, kebersihan lingkungan pendidikan diharapkan semakin terjaga sehingga peserta didik dapat mengikuti kegiatan belajar dengan lebih nyaman.
Sanitasi Sekolah Jadi Investasi Peningkatan Kualitas SDM
Lebih lanjut, Bupati Bogor menilai pembangunan fasilitas sanitasi sekolah bukan sekadar penyediaan sarana fisik, melainkan juga bagian dari investasi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Lingkungan pendidikan yang bersih dan sehat dinilai dapat mendukung proses pembelajaran sekaligus memberikan perlindungan terhadap kesehatan peserta didik.
Oleh karena itu, Rudy berharap kerja sama antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat terus diperkuat agar pemerataan fasilitas pendidikan dapat menjangkau lebih banyak sekolah di Kabupaten Bogor.
Ia juga menegaskan pentingnya pembangunan sumber daya manusia sebagai salah satu prioritas dalam menciptakan generasi masa depan yang berkualitas.
Revitalisasi 35.769 Sekolah Didukung Anggaran Rp26 Triliun
Berdasarkan informasi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), pemerintah pusat menjalankan program Revitalisasi Satuan Pendidikan pada 2026 dengan cakupan nasional mencapai 35.769 sekolah.
Program tersebut mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp26 triliun untuk mendukung peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan di berbagai wilayah Indonesia.
Selain memperbaiki ruang kelas dan bangunan sekolah, peningkatan fasilitas pendukung seperti toilet dan kamar mandi menjadi salah satu aspek penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih layak.
Pemerintah pusat juga menargetkan seluruh sekolah yang membutuhkan perbaikan dapat direnovasi paling lambat pada 2029.
Melalui program revitalisasi tersebut, pemerintah berharap kesenjangan kualitas infrastruktur pendidikan antardaerah dapat semakin berkurang.
Bagi Kabupaten Bogor, dukungan pemerintah pusat diharapkan mampu mempercepat perbaikan fasilitas sekolah sehingga semakin banyak peserta didik memperoleh akses terhadap lingkungan belajar yang bersih, aman, sehat, dan nyaman.
![]()













