SMKN 1 Setu Kabupaten Bekasi kini menempati gedung sekolah baru setelah lokasi sebelumnya terdampak trase pembangunan Jalan Tol Jakarta–Cikampek II Sisi Selatan, Selasa (1/9/2026). Kegiatan ini dirangkaikan dengan penandatanganan kerja sama SMK dengan dunia usaha dan dunia industri (Dudika), serta penyerahan bantuan peralatan.
Perpindahan tersebut dilakukan melalui mekanisme pemindahtanganan Barang Milik Daerah Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) dengan cara tukar-menukar. Sebagai pengganti, PT Jasa Marga membangun gedung sekolah baru dengan nilai Rp22,8 miliar. Pembangunan berlangsung sejak Januari 2025 dan selesai pada Juni 2026.
Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jabar, Purwanto pun mengapresiasi hadirnya gedung baru tersebut. Menurutnya, fasilitas yang lebih baik harus diikuti dengan pengelolaan sekolah yang baik, termasuk lingkungan yang bersih, hijau, dan mendukung pembelajaran siswa.
“Sekolahnya sudah keren. Tugas Pak Kepala Sekolah dan guru-gurunya membuat wilayah ini semakin sempurna,” ujar Kadisdik.
SMKN 1 Setu kini berdiri di atas lahan sekitar 1,2 hektare. Sebelumnya, sekolah tersebut hanya memiliki lahan sekitar 4.000 meter persegi.
Gedung utama menyediakan 27 ruang belajar, ruang guru, perpustakaan, empat ruang praktik siswa (RPS), dan aula. Terdapat pula gedung penunjang yang terdiri dari ruang tata usaha dan ruang kepala sekolah serta satu unit musala.
Selain pembangunan gedung baru melalui mekanisme tukar-menukar, SMKN 1 Setu juga mendapat program revitalisasi dari pemerintah pusat pada 2025. Bantuan tersebut menghasilkan empat ruang kelas, tiga ruang praktik siswa, dan enam unit toilet.
Kadisdik pun meminta sekolah terus menyempurnakan fasilitas yang ada. Salah satunya dengan memperbanyak ruang terbuka hijau dan menata pengelolaan lingkungan sekolah. “Sekolah ini masih kurang rimbun. Tanam yang sudah besar supaya anak-anak bisa menikmati lingkungan yang teduh,” katanya.
Menurut Kadisdik, lingkungan sekolah juga menjadi bagian dari proses pembentukan karakter siswa. Kebersihan dan kedisiplinan perlu dibiasakan sejak siswa berada di sekolah sebelum mereka memasuki dunia kerja.
“Karena, perusahaan membutuhkan orang-orang yang disiplin dan bertanggung jawab. Disiplinnya dibentuk dari mana? Dari sekolah,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala SMKN 1 Setu, Kamaludin mengatakan, perpindahan tersebut menjadi momentum penting bagi perkembangan sekolah. Ia berharap, fasilitas baru membuat SMKN 1 Setu semakin dikenal dan membuka lebih banyak peluang kerja sama dengan berbagai pihak.
“Mudah-mudahan, setelah jadi begini banyak orang yang melirik dan akan bekerja sama dengan SMKN 1 Setu ke depannya,” harapnya.
Peresmian tersebut dihadiri juga oleh Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan Disdik Jabar, Edy Purwanto.
Demikian kami sampaikan informasi Pembangunan Tol Berdampak pada Sekolah, SMKN 1 Setu Kini Menempati Gedung Baru semoga bermanfaat.
![]()















