Akses Pelajar Terbantu, Kapolsek Kuwus Bangun Jembatan Darurat di Manggarai Barat

Berita Sekolah menyampaikan informasi tentang Akses Pelajar Terbantu, Kapolsek Kuwus Bangun Jembatan Darurat di Manggarai Barat, semoga informasi ini bermanfaat


Bersama ini kami sampaikan informasi Tentang Akses Pelajar Terbantu, Kapolsek Kuwus Bangun Jembatan Darurat di Manggarai Barat Sebagai berikut:

Kapolsek Kuwus, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) IPTU Arsilinus Lentar dan jajarannya menunaikan janji untuk membangun jembatan darurat bagi pelajar di Desa Golo Lajang, yang selama ini harus menyeberang sungai untuk ke sekolah.

“Kami telah memulai pembangunan jembatan darurat yang diperuntukkan bagi mobilitas siswa maupun masyarakat Kampung Lesem, Desa Golo Lajang sejak kemarin,” katanya saat dihubungi dari Kupang, Selasa.

Pembangunan jembatan darurat tersebut dilakukan karena kekhawatiran menahun mereka akan keselamatan anak-anak yang harus bertaruh nyawa menyeberangi sungai deras demi sekolah.

Dia mengatakan jalur tersebut merupakan satu-satunya jalur bagi anak-anak sekolah yang ingin menimba ilmu di sekolah.

Arsilinus juga mengatakan, pembangunan ini merupakan tindak lanjut dari perintah Presiden Prabowo Subianto untuk membangun jembatan darurat di wilayah terpencil seluruh Indonesia, dengan fokus pada keselamatan siswa ke sekolah.

IPTU Arsilinus menceritakan pembangunan jembatan itu dilakukan menyusul keresahan mendalam atas keselamatan 21 pelajar, terdiri dari 11 siswa SD dan 10 siswa SMP asal Kampung Lesem.

“Setiap hari,mereka harus menerjang arus sungai dengan lebar sepanjang 20 meter untuk mencapai sekolah di Desa Golo Riwu, Kecamatan Kuwus Barat,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa pembangunan ini lahir dari aspirasi murni masyarakat dan guru. Debit air yang meningkat drastis di musim hujan kerap membuat orang tua dilingkupi rasa was-was saat melepas anak-anak mereka menuntut ilmu.

Akhirnya ujar dia jika air sungai semakin tinggi anak-anak tersebut tidak bisa berangkat ke sekolah.

“Ini adalah respons cepat kami atas keresahan masyarakat. Kami tidak ingin ada korban jiwa hanya karena mereka ingin menuntut ilmu. Keselamatan anak-anak adalah prioritas utama,” tegas perwira yang akrab disapa Pak Arsi tersebut.

Lebih lanjut kata dia, anggaran pembangunan jembatan darurat itu dibangun secara swadaya menggunakan material lokal. Bambu, kayu, dan pasir dikumpulkan dari hutan serta kebun milik warga setempat.

“Pembangunan sudah mencapai progres 50 persen. Kami menggunakan material swadaya masyarakat sebagai bentuk kepemilikan bersama atas jembatan ini agar nantinya mereka juga bersama-sama menjaganya,” tamah dia.

Jembatan tersebut ditargetkan selesai pada Kamis (5/2) pekan ini agar anak-anak bisa ke sekolah tanpa rasa takut lagi.

Demikian kami sampaikan informasi Akses Pelajar Terbantu, Kapolsek Kuwus Bangun Jembatan Darurat di Manggarai Barat semoga bermanfaat.

Anda Ingin Melakukan Polling, Silahkan di PollingKita.com