Sekolah Ramah Anak dan Perlindungan Siswa Jadi Fokus di SMAN 2 Sinabang

Berita Sekolah menyampaikan informasi tentang Sekolah Ramah Anak dan Perlindungan Siswa Jadi Fokus di SMAN 2 Sinabang, semoga informasi ini bermanfaat


Bersama ini kami sampaikan informasi Tentang Sekolah Ramah Anak dan Perlindungan Siswa Jadi Fokus di SMAN 2 Sinabang Sebagai berikut:

Dalam upaya memperkuat komitmen perlindungan anak di lingkungan pendidikan, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Aceh menyelenggarakan Sosialisasi Sekolah Ramah Anak (SRA) serta Sistem Perlindungan Anak bagi siswa-siswi SMA Negeri 2 Sinabang, Kabupaten Simeulue, Rabu (15/04/2026).
​Kegiatan ini dipimpin Kepala DPPPA Aceh yang dalam hal ini diwakili oleh Kepala Bidang Pemenuhan Hak Anak, Amrina Habibi, SH., MH. Dalam kunjungannya, tim DPPPA Aceh turut didampingi oleh pejabat dari Biro Keistimewaan dan Kesejahteraan Rakyat (Isra) Sekretariat Daerah Aceh serta Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Simeulue.

​Mewujudkan Lingkungan Belajar yang Aman dan Nyaman

​​Dalam paparannya, Amrina menekankan pentingnya peran sekolah sebagai rumah kedua bagi siswa. Konsep Sekolah Ramah Anak (SRA) bukan sekadar formalitas, melainkan sebuah komitmen untuk memastikan setiap anak merasa aman, dihargai, dan terlindungi dari segala bentuk kekerasan, perundungan (bullying), maupun diskriminasi. ​”Sekolah harus menjadi tempat yang membahagiakan bagi anak. Melalui sosialisasi ini, kita ingin memastikan sistem perlindungan anak berjalan efektif mulai dari lingkungan terkecil hingga ke tingkat institusi pendidikan,” ujar Amrina.

​Apresiasi Atas Partisipasi Siswa

​Suasana sosialisasi berlangsung interaktif. Sebagai bentuk dorongan terhadap keterlibatan aktif generasi muda, DPPPA Aceh memberikan apresiasi khusus kepada 5 orang siswa yang dengan berani menyuarakan pendapat dan aspirasi mereka terkait hak-hak anak. ​Langkah ini diambil untuk memotivasi para siswa agar berani menjadi pelapor dan pelopor (2P) di lingkungannya, sehingga jika terjadi pelanggaran hak anak, mereka tahu ke mana harus melapor dan bagaimana cara bersikap.

​Sinergi Lintas Sektor

​​Kehadiran pejabat dari Biro Isra Setda Aceh dan DP3AKB Simeulue dalam kegiatan ini menunjukkan adanya sinergi yang kuat antara Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten dalam mengawal isu-isu perlindungan anak di wilayah kepulauan. ​Diharapkan melalui sosialisasi ini, SMA Negeri 2 Sinabang dapat menjadi pionir dalam penerapan SRA di Kabupaten Simeulue, menciptakan generasi emas Aceh yang berkualitas, berkarakter, dan terlindungi hak-haknya.

Demikian kami sampaikan informasi Sekolah Ramah Anak dan Perlindungan Siswa Jadi Fokus di SMAN 2 Sinabang semoga bermanfaat.

Anda Ingin Melakukan Polling, Silahkan di PollingKita.com