Puluhan Kepala Sekolah di Pidie Masuk Daftar Pemeriksaan Jaksa

Berita Sekolah menyampaikan informasi tentang Puluhan Kepala Sekolah di Pidie Masuk Daftar Pemeriksaan Jaksa, semoga informasi ini bermanfaat


Bersama ini kami sampaikan informasi Tentang Puluhan Kepala Sekolah di Pidie Masuk Daftar Pemeriksaan Jaksa Sebagai berikut:

Puluhan kepala sekolah di Kabupaten Pidie diperiksa Kejaksaan Negeri atau Kejari Pidie, dalam kaitan kasus dugaan korupsi pengadaan laptop cromebook, di Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) dengan kerugian negara Rp 1,98 triliun.

Pemeriksaan terhadap puluhan kepsek itu, untuk menikdaklanjuti seiring dikeluarkan Surat Penyidikan Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Nomor Prin-78a/F.2/Fd.2/07/2025, tanggal 31 Juli 2025.

“Tercatat 84 kepala sekolah telah kita periksa. Rinciannya, 43 kepala SD dan 41 kepala SMP di Pidie,” kata Kajari Pidie, Suhendra SH, melalui Kasi Intelijen, Mulyana SH MH, kepada Serambinews.com, Jumat (29/8/2025).

Ia menyebutkan, sekolah diperiksa penyidik Kejaksaan Negeri Pidie adalah sekolah yang menerima laptop chromebook.

Selain itu, penyidik juga telah melakukan penyitaan terhadap dokumen-dokumen terkait pengadaan chromebook tersebut.

“Jadi sekolah yang menerima bantuan laptop chromebook telah selesai kita lakukan pemeriksaan.

Di mana pemeriksaan itu kita lakukan menikdaklanjuti seiring dikeluarkan Surat Penyidikan Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Nomor Prin-78a/F.2/Fd.2/07/2025,” ujarnya.

Pemeriksaan kepala sekolah yang menerima laptop Chromebook

Disinggung Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan atau Disdikbud Pidie, Yusmadi Kasem, apakah turut diperiksa terkait kasus laptop chromebook.

Kata Mulyana, pihaknya akan mengecek kembali. Untuk sementara pemeriksaan dilakukan kepada sekolah yang menerima laptop chromebook.

Karena laptop chromebook merupakan bantuan yang disalurkan dari Kemendikbudristek RI kepada sekolah secara langsung.

Hasil penelusuran Serambinews.com, beberapa hari lalu di tiga SD, bahwa batuan laptop chromebook masih digunakan sekolah.

Laptop chromebook sangat bermamfaat, terutama bagi guru yang mencari tugas untuk bahan belajar siswa.

Di Pidie satu sekolah mendapatkan 15 unit laptop chromebook dari Kemendikbudristek pada tahun 2019-2022.

Tentang Kasus Laptop Chromebook

Kasus pengadaan laptop Chromebook di Indonesia telah menjadi sorotan besar karena dugaan korupsi dalam program digitalisasi pendidikan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) pada periode 2019–2022, saat Nadiem Makarim menjabat sebagai menteri.

Demikian kami sampaikan informasi Puluhan Kepala Sekolah di Pidie Masuk Daftar Pemeriksaan Jaksa semoga bermanfaat.

Anda Ingin Melakukan Polling, Silahkan di PollingKita.com