Bersama ini kami sampaikan informasi Tentang Guru Soroti MBG: Hampir Sepertiga Anggaran Pendidikan Dialihkan ke Program Ini Sebagai berikut:
Indah Permata Sari tak kuasa menahan tangisnya dalam Rapat Dengar Pendapat antara Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dengan anggota DPR di Jakarta awal pekan ini (02/02).
Guru sekolah dasar negeri Cibitung, sekitar 50 kilometer dari Jakarta itu meminta pemerintah memperhatikan kesejahteraan guru honorer seperti dirinya yang gajinya masih di bawah upah minimum.
“Saya … pulang mengajar [lanjut bekerja] jadi antar-jemput laundry, Pak,” kata Indah setengah terisak.
Menurut PGRI yang didukung oleh data Institute for Demographic and Affluence Studies (IDEAS), ada setidaknya 700.000 guru honorer atau tidak tetap seperti Indah di Indonesia.
Survei IDEAS dan GREAT Edunesia 2025 mengungkap 74 persen guru honorer masih bergaji di bawah Rp2 juta, bahkan ada yang di bawah Rp500 ribu.
Sementara itu dalam rapat dengar pendapat di DPR itu, PGRI menyebut masih ditemukan guru yang berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja dengan gaji yang tidak layak.
“Misalnya di Dompu, Nusa Tenggara Barat, jauh dari layak, yakni Rp139 ribu,” tutur perwakilan PGRI dalam paparannya di DPR.
Belum selesai masalah kesejahteraan guru, pemerintah Indonesia tahun ini mengumumkan mengalokasikan hampir sepertiga dari anggaran pendidikan yang totalnya Rp769,1 triliun untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Badan Gizi Nasional, eksekutor program Presiden Prabowo Subianto itu mendapat anggaran sebesar Rp335 triliun, meroket dari anggaran tahun lalu yang tercatat sebesar Rp71 triliun.
Dari total anggaran tersebut, 67 persen diambil dari anggaran pendidikan, sementara sisanya diambil dari anggaran kesehatan, fungsi ekonomi, dan dana cadangan.
Institute for Demographic and Affluence dalam policy brief yang dirilisnya bulan January 2026 menghitung, dana yang dihabiskan untuk MBG sebenarnya cukup untuk memberikan pendidikan dasar gratis bagi seluruh anak Indonesia, memberikan beasiswa bagi hampir 3 juta mahasiswa miskin, serta menaikkan gaji 2,1 juta guru honorer di semua tingkatan sekolah setara dengan upah minimum provinsi.
“Dengan alokasi anggaran 156,6 triliun Rupiah, kita bisa memastikan setiap anak menyelesaikan pendidikan dasar dan menengahnya, bukan hanya mendapat piring makanan yang akan hilang dalam hitungan jam,” ujar Peneliti IDEAS, Muhammad Anwar.
Demikian kami sampaikan informasi Guru Soroti MBG: Hampir Sepertiga Anggaran Pendidikan Dialihkan ke Program Ini semoga bermanfaat.
Anda Ingin Melakukan Polling, Silahkan di PollingKita.com
