Bersama ini kami sampaikan informasi Tentang Program Swasembada Pangan Sekolah Didorong, Bupati Malang Kunjungi SMPN 1 Wajak Sebagai berikut:
Bupati Malang Drs. HM Sanusi, MM bersama Ketua Umum Yayasan Seantra Pangan Nusantara (YSPN) Bapak Marsekal Madya TNI (Purn) Daryatmo, S.IP bersama jajaran YSPN mengunjungi SMPN 1 Wajak dalam rangka Gerakan Ketahanan Pangan Berbasis Sekolah berlokasikan di aula SMPN 1 Wajak, Kamis (23/4) siang. Turut hadir pada kesempatan ini Dandim 0818 Malang-Batu Letkol Czi Bayu Nugroho, Jajaran Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Malang, Kepala SMPN 1 Wajak beserta keluarga besar SMPN 1 Wajak, serta Forkopimcam Wajak.
Bupati Malang dalam sambutannya menyampaikan bahwa atas nama Pemerintah Kabupaten Malang menyampaikan selamat datang kepada seluruh jajaran dan pengurus Yayasan Swatantra Pangan Nusantara.
“Kehadiran Bapak/Ibu sekalian merupakan kehormatan sekaligus energi positif bagi kami dalam memperkuat komitmen pembangunan, khususnya di sektor ketahanan pangan dan pendidikan,” ucap Bupati Malang
Bupati Malang juga menyampaikan apresiasi atas inisiatif Yayasan dalam mengembangkan Program Swasembada Pangan Berbasis Sekolah. Program ini bukan sekadar kegiatan edukatif, tetapi merupakan langkah strategis dalam menanamkan kesadaran kemandirian pangan sejak dini, sekaligus membentuk karakter generasi muda yang produktif, mandiri, dan peduli lingkungan.
Pemerintah Kabupaten Malang memandang bahwa pendekatan berbasis sekolah adalah langkah yang tepat. Sekolah tidak hanya menjadi pusat transfer ilmu, tetapi juga wahana pembentukan budaya dan perilaku.
“Program swasembada pangan memiliki relevansi yang sangat kuat dengan upaya membangun ketahanan pangan dari level paling dasar, yaitu keluarga dan komunitas sekolah,” jelas Bupati Malang
Perlu saya sampaikan bahwa sebagian besar sekolah di Kabupaten Malang telah mengimplementasikan Program Adiwiyata, yang menekankan pada pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan.
“Adanya korelasi yang sangat positif antara Program Adiwiyata dengan program Swasembada Pangan Berbasis Sekolahyang diinisiasi oleh Yayasan Swatantra Pangan Nusantara,” tutur Bupati Malang
Kabupaten Malang saat ini sudah ada 127 sekolah yang menerapkan program Adiwiyata dan harapannya dengan adanya program Swasembada Pangan Berbasis Sekolah ini akan menciptakan ekosistem pendidikan yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga berdaya secara ekonomi dan sosial.
Dalam rangka untuk mewujudkan swasembada pangan tidak dapat dilakukan secara parsial. Perlu adanya sinergi yang kuat antara sektor pendidikan, lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Malang optimis bahwa kolaborasi seluruh stakeholders dan integrasi program Adiwiyata dan Swasembada Pangan Berbasis Sekolah akan melahirkan ekosistem pendidikan yang tidak hanya mencetak generasi cerdas, tetapi juga tangguh dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan di masa depan.
“Mari bersama-sama mengawal, mendukung, dan memastikan keberlanjutan program ini, agar benar-benar memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat Kabupaten Malang,” pungkas Bupati Malang
Demikian kami sampaikan informasi Program Swasembada Pangan Sekolah Didorong, Bupati Malang Kunjungi SMPN 1 Wajak semoga bermanfaat.
Anda Ingin Melakukan Polling, Silahkan di PollingKita.com
