counter statistics
Rabu, 04 November 2026
Breaking News
Berita Pendidikan

Tekankan Pentingnya Pendidikan Prasekolah

Administrator | | 3 mnt baca
Tekankan Pentingnya Pendidikan Prasekolah
Bagikan:

Dapatkan Update Berita & Hadiah Menarik Setiap Hari, Gabung Di Whatsapp Channel KLIK DISINI

ACEH SINGKIL, BeritaSekolah.com – Pemerintah terus mendorong pemerataan kesempatan pendidikan melalui program Wajib Belajar 13 Tahun. Kebijakan tersebut mencakup satu tahun pendidikan prasekolah di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) atau Taman Kanak-Kanak (TK), sebelum anak memasuki jenjang pendidikan dasar.

Dukungan terhadap pelaksanaan program tersebut disampaikan Bunda PAUD Aceh, Hj. Marlina Usman atau yang akrab disapa Kak Na, ketika mengunjungi UPTD SPF PAUD Negeri 1 Singkil Utara, Desa Gosong Telaga Selatan, Kecamatan Singkil Utara, Kabupaten Aceh Singkil, Selasa (3/11/2026).

Dalam kunjungannya, Kak Na menegaskan bahwa pendidikan sejak usia dini menjadi bagian penting dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas. Program Wajib Belajar 13 Tahun diharapkan mampu memberikan kesempatan pendidikan yang lebih merata bagi seluruh anak Indonesia.

Melalui kebijakan tersebut, pemerintah memasukkan satu tahun pendidikan PAUD atau TK sebagai bagian dari upaya memperkuat fondasi pembelajaran sebelum anak melanjutkan pendidikan ke sekolah dasar hingga menengah.

Menurut Kak Na, langkah ini tidak hanya berkaitan dengan peningkatan kemampuan akademik, tetapi juga menjadi bagian dari pemenuhan hak anak untuk memperoleh layanan pendidikan dan tumbuh kembang secara menyeluruh.

Upaya tersebut sekaligus mendukung persiapan generasi muda Indonesia dalam menyongsong visi Indonesia Emas 2045.

Penguatan PAUD Holistik Integratif Jadi Perhatian

Selain menyosialisasikan pentingnya program Wajib Belajar 13 Tahun di Aceh, kunjungan Bunda PAUD Aceh juga diarahkan untuk meninjau pelaksanaan layanan Pendidikan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD HI).

Peninjauan di UPTD SPF PAUD Negeri 1 Singkil Utara dilakukan untuk melihat berbagai kebutuhan pendukung pendidikan, termasuk ketersediaan fasilitas, sarana pembelajaran, serta kualitas pelayanan bagi peserta didik.

Kak Na menekankan bahwa peningkatan mutu pendidikan prasekolah harus berjalan beriringan dengan pemerataan akses pendidikan.

Setiap anak, tanpa memandang kondisi ekonomi maupun latar belakang sosial keluarganya, perlu memperoleh kesempatan yang sama untuk menikmati layanan pendidikan berkualitas.

Pendekatan PAUD Holistik Integratif diharapkan dapat mendukung perkembangan anak secara menyeluruh, baik dari aspek pendidikan maupun kebutuhan tumbuh kembang lainnya.

Dengan demikian, lembaga PAUD tidak hanya menjadi tempat anak mengenal kegiatan belajar, tetapi juga berperan dalam membangun karakter, keterampilan sosial, serta kesiapan menghadapi lingkungan pendidikan yang lebih tinggi.

Pendidikan PAUD Dinilai Penting untuk Kesiapan Anak Masuk Sekolah

Bunda PAUD Aceh juga menyoroti pentingnya pengalaman belajar selama satu tahun di PAUD atau TK sebelum anak memasuki sekolah dasar.

Menurutnya, pendidikan prasekolah dapat membantu anak mengembangkan kesiapan mental, kematangan emosional, serta kemampuan intelektual yang diperlukan untuk mengikuti proses pembelajaran berikutnya.

Melalui berbagai aktivitas edukatif, anak-anak memiliki kesempatan untuk belajar berinteraksi, mengenal lingkungan, meningkatkan kemandirian, dan membangun rasa percaya diri.

Kak Na optimistis bahwa penguatan pendidikan sejak usia dini dapat memberikan manfaat jangka panjang terhadap kualitas pembelajaran anak.

Oleh karena itu, dukungan pemerintah, tenaga pendidik, orang tua, dan masyarakat dinilai penting untuk memperluas akses pendidikan PAUD yang berkualitas.

Kunjungan Bunda PAUD Aceh Diwarnai Kegiatan Edukatif

Kegiatan kunjungan kerja tersebut berlangsung dengan suasana penuh keakraban bersama para peserta didik UPTD SPF PAUD Negeri 1 Singkil Utara.

Bunda PAUD Aceh turut didampingi sejumlah pejabat dan unsur organisasi daerah, di antaranya Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Aceh, Fitriani Taufik; Pj. Bupati Aceh Singkil, Safriadi Oyon; serta Ketua TP-PKK Aceh Singkil, Habibatussania.

Dalam rangkaian kegiatan, Kak Na berinteraksi langsung dengan anak-anak melalui aktivitas pembelajaran yang menyenangkan.

Para peserta didik juga mengikuti permainan dan kuis interaktif yang menjadi bagian dari kegiatan edukatif selama kunjungan berlangsung.

Selain memberikan motivasi kepada anak-anak, Bunda PAUD Aceh menyerahkan bantuan berupa paket tas sekolah kepada seluruh peserta didik binaan UPTD SPF PAUD Negeri 1 Singkil Utara.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk perhatian terhadap pendidikan anak usia dini sekaligus dorongan untuk memperkuat kualitas layanan PAUD di Kabupaten Aceh Singkil.

Melalui penguatan pendidikan prasekolah dan perluasan akses layanan yang inklusif, pelaksanaan program Wajib Belajar 13 Tahun diharapkan mampu mendukung pemerataan pendidikan serta mempersiapkan generasi Indonesia yang lebih berkualitas menuju tahun 2045.(*)

Komentar (0)