Dapatkan Update Berita & Hadiah Menarik Setiap Hari, Gabung Di Whatsapp Channel KLIK DISINI
KENDARI, BeritaSekolah.com – SMA Negeri 7 Kendari berhasil mencatatkan prestasi membanggakan setelah mendapatkan penghargaan sebagai salah satu lembaga pendidikan terbaik dalam pengutamaan bahasa negara tahun 2026. Penghargaan tersebut diberikan oleh Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Tenggara pada Senin, 26 Oktober 2026.
Pengakuan ini menjadi bukti keseriusan SMA Negeri 7 Kendari dalam membangun lingkungan pendidikan yang menjunjung tinggi penggunaan bahasa Indonesia sesuai kaidah, mulai dari administrasi sekolah hingga berbagai fasilitas yang tersedia di lingkungan pendidikan.
Kepala SMA Negeri 7 Kendari, La Ode Muhammad Sauf, mengungkapkan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil kolaborasi seluruh warga sekolah, termasuk tenaga pendidik, staf kependidikan, dan peserta didik.
Menurutnya, penghargaan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi sekolah, tetapi juga memberikan dorongan untuk terus meningkatkan kesadaran penggunaan bahasa Indonesia dalam aktivitas sehari-hari.
Persiapan Penilaian Dimulai Sejak September 2026
Dalam menghadapi proses penilaian yang dimulai pada September 2026, pihak SMA Negeri 7 Kendari membentuk tim khusus untuk memastikan seluruh persyaratan dapat dipenuhi secara optimal.
Salah satu aspek utama yang menjadi perhatian adalah penerapan bahasa Indonesia yang sesuai aturan dalam berbagai informasi dan tulisan di ruang publik sekolah.
Pembenahan dilakukan pada sejumlah fasilitas, termasuk tulisan penyambutan di pintu gerbang, penamaan pos jaga, serta kawasan taman yang difungsikan sebagai ruang terbuka hijau.
La Ode Muhammad Sauf menjelaskan bahwa sekolah tidak hanya memperhatikan ketepatan penulisan, tetapi juga kualitas fasilitas yang digunakan agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
Upaya tersebut menunjukkan bahwa pengutamaan bahasa negara tidak sekadar dilakukan untuk memenuhi kebutuhan penilaian, melainkan menjadi bagian dari pengembangan lingkungan sekolah yang lebih tertib dan edukatif.
Dokumen Administrasi dan Fasilitas Sekolah Jadi Perhatian
Guru Bahasa Indonesia SMA Negeri 7 Kendari, Hasrita Harun, menjelaskan bahwa terdapat dua aspek penting yang menjadi fokus sekolah dalam memperoleh penghargaan tersebut.
Aspek pertama berkaitan dengan penyusunan dokumen administrasi menggunakan bahasa Indonesia yang sesuai dengan kaidah penulisan resmi.
Dokumen yang menjadi perhatian antara lain surat-menyurat sekolah, surat keputusan, serta berbagai berkas administrasi lainnya.
Sementara itu, aspek kedua adalah penggunaan bahasa Indonesia pada fasilitas dan ruang publik di lingkungan sekolah.
Salah satu bentuk penerapannya terlihat pada keberadaan pojok baca yang dikembangkan melalui kerja sama guru dan tenaga kependidikan.
Dengan pembenahan tersebut, sekolah berupaya menciptakan lingkungan belajar yang tidak hanya nyaman, tetapi juga mampu memberikan contoh penggunaan bahasa Indonesia secara tepat kepada peserta didik.
Delapan Taman Baca Dukung Budaya Literasi Siswa
Selain memperbaiki penggunaan bahasa pada dokumen dan papan informasi, SMA Negeri 7 Kendari juga menyediakan delapan taman baca yang dapat digunakan oleh siswa.
Fasilitas tersebut memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk membaca, berdiskusi, dan melakukan kegiatan pembelajaran di luar ruang kelas.
Keberadaan taman baca juga menjadi salah satu upaya sekolah dalam memperkuat budaya literasi sekaligus meningkatkan kedekatan siswa dengan bahasa Indonesia.
Penataan fasilitas dilakukan secara menyeluruh, mulai dari ruang kelas, laboratorium, pos keamanan, hingga sarana pendukung lainnya.
Seluruh penamaan fasilitas tersebut diarahkan agar menggunakan bahasa Indonesia yang sesuai dengan ketentuan kebahasaan.
Siswa Bangga Menggunakan Bahasa Indonesia
Keberhasilan SMA Negeri 7 Kendari dalam meraih penghargaan pengutamaan bahasa negara juga mendapatkan respons positif dari para siswa.
Alham, siswa kelas X4 SMA Negeri 7 Kendari, menyampaikan rasa bangganya terhadap bahasa Indonesia sebagai bahasa yang mempersatukan masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia.
Ia mengaitkan pentingnya penggunaan bahasa Indonesia dengan semangat Sumpah Pemuda, khususnya ikrar ketiga yang menegaskan komitmen untuk menjunjung bahasa persatuan.
Kesadaran tersebut menjadi bagian penting dalam membangun karakter generasi muda yang menghargai identitas dan persatuan bangsa.
Melalui pembiasaan berbahasa Indonesia di sekolah, peserta didik diharapkan semakin memahami pentingnya menggunakan bahasa nasional secara baik dan benar dalam komunikasi maupun kegiatan akademik.
SMA Negeri 7 Kendari Berkomitmen Pertahankan Prestasi
Penghargaan yang diterima pada 2026 menjadi motivasi bagi SMA Negeri 7 Kendari untuk terus meningkatkan kualitas penerapan bahasa Indonesia di lingkungan pendidikan.
Pihak sekolah berkomitmen melanjutkan pembenahan secara berkelanjutan, baik dalam pengelolaan administrasi maupun penataan fasilitas sekolah.
Keterlibatan guru, tenaga kependidikan, dan siswa diharapkan dapat memperkuat kebiasaan menggunakan bahasa Indonesia sesuai kaidah.
Dengan langkah tersebut, SMA Negeri 7 Kendari diharapkan mampu mempertahankan budaya literasi dan menjadi contoh bagi lembaga pendidikan lainnya dalam mengutamakan bahasa negara di ruang publik.
Prestasi ini sekaligus menunjukkan bahwa penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar dapat dibangun melalui kebiasaan sederhana yang diterapkan secara konsisten dalam kehidupan sekolah.