counter statistics
Rabu, 04 November 2026
Breaking News
Berita Umum

Rehabilitasi Sawah di Padang, Pemkot Usulkan Anggaran 2027

Administrator | | 3 mnt baca
Rehabilitasi Sawah di Padang, Pemkot Usulkan Anggaran 2027
Bagikan:

Dapatkan Update Berita & Hadiah Menarik Setiap Hari, Gabung Di Whatsapp Channel KLIK DISINI

PADANG, BeritaSekolah.com – Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Pertanian terus mengupayakan pemulihan lahan persawahan yang kembali mengalami kerusakan akibat banjir pada September dan Oktober 2026. Sedikitnya 30,5 hektare lahan pertanian dilaporkan tertutup material sedimen sehingga membutuhkan penanganan lanjutan agar dapat kembali dimanfaatkan oleh petani.

Lahan yang terdampak tersebut sebelumnya telah menjalani proses rehabilitasi setelah bencana banjir besar pada penghujung 2025. Saat itu, sekitar 102 hektare sawah mengalami kerusakan dan menjadi sasaran program pemulihan pemerintah.

Setelah mendapatkan penanganan, sejumlah petani bahkan sudah mulai mengolah kembali lahan mereka dan melakukan penanaman. Namun, banjir susulan yang terjadi pada September hingga Oktober 2026 menyebabkan sebagian area persawahan kembali tertimbun endapan lumpur dan material lainnya.

Dinas Pertanian Padang Koordinasikan Pemulihan Sawah dengan PUPR

Untuk mempercepat penanganan lahan pertanian terdampak banjir di Padang, Dinas Pertanian menjalin koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

Saat ini, Dinas PUPR memprioritaskan pekerjaan rehabilitasi sungai serta perbaikan intake saluran air yang mengalir menuju kawasan persawahan.

Pembenahan infrastruktur pengairan menjadi bagian penting dalam proses pemulihan. Dengan kondisi saluran air yang lebih baik, pelaksanaan rehabilitasi lahan diharapkan dapat berjalan secara optimal.

Dinas Pertanian juga melakukan pendataan langsung melalui kelompok tani yang tersebar di sejumlah wilayah terdampak. Langkah tersebut bertujuan memastikan luas kerusakan dan kebutuhan penanganan dapat diidentifikasi secara lebih akurat.

Hasil pendataan nantinya menjadi salah satu dasar dalam menentukan prioritas rehabilitasi serta penyaluran bantuan kepada petani yang membutuhkan.

Pemkot Padang Usulkan Rehabilitasi 34,5 Hektare Sawah

Kepala Dinas Pertanian Kota Padang, Yoice Yuliani, menjelaskan bahwa pemerintah daerah telah mengajukan kembali kebutuhan anggaran rehabilitasi kepada Kementerian Pertanian.

Dalam pengajuan tersebut, luas lahan yang diusulkan untuk mendapatkan penanganan mencapai 34,5 hektare. Usulan ini ditujukan bagi area persawahan yang kembali tertimbun material banjir meskipun sebelumnya telah direhabilitasi.

Yoice menyampaikan bahwa pekerjaan perbaikan lahan akan dilaksanakan setelah penanganan infrastruktur oleh Dinas PUPR selesai dilakukan.

Pemerintah daerah berharap usulan anggaran tersebut dapat memperoleh persetujuan sehingga proses rehabilitasi sawah dapat didukung melalui alokasi anggaran pada 2027.

Rehabilitasi Sawah Diharapkan Pulihkan Aktivitas Pertanian

Kerusakan lahan yang terjadi secara berulang menjadi tantangan bagi upaya pemulihan sektor pertanian di Kota Padang.

Sawah yang tertutup sedimen membutuhkan penanganan sebelum dapat kembali digunakan untuk kegiatan bercocok tanam. Karena itu, perbaikan infrastruktur pengairan dan pemulihan kondisi lahan menjadi dua pekerjaan yang perlu dilaksanakan secara berkesinambungan.

Melalui koordinasi antarinstansi serta dukungan anggaran dari pemerintah pusat, Dinas Pertanian Kota Padang berupaya mempercepat pemulihan kawasan persawahan terdampak banjir.

Program rehabilitasi yang diusulkan untuk tahun 2027 diharapkan dapat membantu petani kembali menjalankan aktivitas pertanian sekaligus mendukung keberlanjutan produksi pangan di daerah tersebut.(*)

Komentar (0)