Pramono Anung Siapkan Revitalisasi Sekolah di Tanah Abang hingga 2029
Dapatkan Update Berita & Hadiah Menarik Setiap Hari, Gabung Di Whatsapp Channel KLIK DISINI
Jakarta, BeritaSekolah.com – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo berencana melakukan revitalisasi sejumlah fasilitas pendidikan di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Selain memperbaiki infrastruktur sekolah, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta juga tengah mempersiapkan penambahan sekolah swasta gratis untuk memperluas akses pendidikan masyarakat.
Rencana tersebut disampaikan Pramono setelah memimpin rapat bersama jajaran pemerintah daerah di Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis. Pertemuan itu membahas berbagai kebutuhan masyarakat, terutama terkait ketersediaan fasilitas pendidikan dan peningkatan kualitas sekolah.
Revitalisasi Sekolah di Tanah Abang Akan Mengintegrasikan Sejumlah Bangunan
Pramono menjelaskan bahwa revitalisasi sekolah di Tanah Abang akan dilakukan dengan menggabungkan fasilitas pendidikan yang berada di kawasan tersebut.
Sekolah yang masuk dalam rencana penataan meliputi SD Negeri Petamburan 05 dan 07 dengan luas lahan sekitar 5.000 meter persegi, serta fasilitas SMP yang memiliki luas sekitar 1.900 meter persegi.
Dengan demikian, total luas lahan yang direncanakan untuk pengembangan fasilitas pendidikan tersebut mencapai sekitar 6.900 meter persegi.
Konsep revitalisasi ini akan mengadopsi pendekatan serupa dengan program pembenahan 19 sekolah yang sebelumnya telah dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Melalui pengintegrasian fasilitas pendidikan, pemerintah berharap pemanfaatan lahan sekolah dapat menjadi lebih optimal sekaligus mendukung kebutuhan kegiatan belajar mengajar.
Bangunan Sekolah Direncanakan Memiliki Lima hingga Enam Lantai
Dalam rencana pengembangannya, bangunan sekolah yang direvitalisasi akan dibangun secara vertikal dengan ketinggian sekitar lima hingga enam lantai.
Pembangunan bertingkat tersebut menjadi salah satu langkah untuk memaksimalkan penggunaan lahan yang tersedia di kawasan perkotaan.
Selain menyediakan ruang pendidikan, sebagian area lantai bawah juga akan dimanfaatkan untuk fasilitas olahraga serta sarana pendukung aktivitas siswa.
Keberadaan fasilitas olahraga diharapkan dapat menunjang kegiatan pendidikan jasmani sekaligus memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan di luar kegiatan akademik.
Anggaran Revitalisasi Sekolah Diusulkan pada 2027
Pramono menyampaikan bahwa program revitalisasi sekolah di Tanah Abang direncanakan masuk dalam tahun anggaran 2027.
Apabila proses perencanaan dan pelaksanaan berjalan sesuai harapan, pembangunan ditargetkan selesai pada 2028 atau paling lambat 2029.
Rencana tersebut merupakan respons pemerintah terhadap kebutuhan peningkatan fasilitas pendidikan yang disampaikan dalam rapat tingkat kecamatan.
Dengan adanya target waktu tersebut, pemerintah memiliki tahapan pelaksanaan yang dapat menjadi acuan dalam mempersiapkan pembangunan sekolah.
Program Sekolah Swasta Gratis Masih Dibahas Bersama DPRD
Selain revitalisasi bangunan sekolah, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga menindaklanjuti aspirasi masyarakat mengenai penambahan sekolah swasta gratis.
Pramono mengungkapkan bahwa pembahasan program tersebut masih berada dalam tahap finalisasi bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta.
Meski demikian, ia belum memberikan informasi terperinci mengenai sekolah swasta yang nantinya akan masuk dalam program pendidikan gratis tersebut.
Menurut Pramono, daftar sekolah yang berpartisipasi baru akan diumumkan kepada masyarakat setelah proses pembahasan dan pengambilan keputusan bersama DPRD selesai.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperluas kesempatan masyarakat untuk memperoleh layanan pendidikan.
Kebutuhan SMP Negeri Jadi Perhatian di Tanah Abang
Rapat yang berlangsung pada Kamis sore tersebut merupakan bagian dari agenda pertemuan pemerintah provinsi dengan jajaran pemerintahan di tingkat kecamatan.
Kecamatan Tanah Abang menjadi lokasi pembahasan berbagai persoalan wilayah, termasuk kebutuhan tambahan sekolah menengah pertama negeri.
Selain persoalan ketersediaan SMP negeri, masyarakat juga menyampaikan aspirasi terkait perluasan program sekolah swasta gratis serta perbaikan bangunan sekolah yang membutuhkan revitalisasi.
Melalui pembahasan tersebut, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berupaya menyiapkan langkah penanganan yang sesuai dengan kebutuhan pendidikan masyarakat setempat.
Rencana revitalisasi sekolah dan penambahan akses pendidikan gratis ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas fasilitas belajar sekaligus memperluas kesempatan pendidikan bagi anak-anak di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat. (*)