counter statistics
Rabu, 04 November 2026
Breaking News
Berita Sekolah SD

Gajah Liar di Bener Meriah, Siswa SD Dipulangkan

Administrator | | 4 mnt baca
Gajah Liar di Bener Meriah, Siswa SD Dipulangkan
Bagikan:

Dapatkan Update Berita & Hadiah Menarik Setiap Hari, Gabung Di Whatsapp Channel KLIK DISINI

REDELONG, BeritaSekolah.com – Kemunculan kawanan gajah liar di kawasan permukiman warga Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, Aceh, kembali menimbulkan kekhawatiran. Bahkan, tiga ekor gajah dilaporkan memasuki area Sekolah Dasar Negeri (SDN) Pantan Sinaku sehingga kegiatan belajar mengajar harus dihentikan lebih awal demi keselamatan para siswa.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, diperkirakan sekitar 50 ekor gajah liar telah memasuki sejumlah kawasan permukiman masyarakat di Kecamatan Pintu Rime Gayo. Keberadaan satwa berukuran besar tersebut membuat warga meningkatkan kewaspadaan, terutama karena aktivitas gajah mulai mendekati fasilitas pendidikan.

Situasi semakin mengkhawatirkan setelah tiga ekor gajah terlihat berada di lingkungan SDN Pantan Sinaku. Untuk mencegah kemungkinan terjadinya insiden yang membahayakan, pihak sekolah memutuskan memulangkan seluruh peserta didik sekitar pukul 10.00 WIB.

Orang Tua Berjaga di Sekitar Sekolah

Kehadiran gajah liar di sekitar sekolah turut mengundang perhatian para orang tua siswa. Mereka memilih berjaga di luar lingkungan sekolah selama kegiatan pembelajaran berlangsung untuk memastikan anak-anak tetap berada dalam kondisi aman.

Informasi tersebut disampaikan melalui laporan Kepala SDN Pantan Sinaku, Andika Saptariza, S.Pd., M.Pd., kepada Bupati Bener Meriah, sebagaimana dijelaskan oleh pihak pemerintah daerah.

Langkah pemulangan siswa lebih awal dilakukan sebagai tindakan pencegahan mengingat pergerakan kawanan gajah liar sulit diprediksi dan berpotensi membahayakan apabila berada terlalu dekat dengan aktivitas manusia.

Pihak sekolah juga mempertimbangkan alternatif pembelajaran jarak jauh agar kegiatan pendidikan tetap berjalan meskipun situasi di sekitar sekolah belum sepenuhnya kondusif.

Pembelajaran Daring Disiapkan hingga Kondisi Aman

Sebagai upaya menjaga keberlangsungan pendidikan, SDN Pantan Sinaku mengupayakan pelaksanaan kegiatan belajar mengajar secara daring untuk sementara waktu.

Kebijakan tersebut menjadi salah satu pilihan agar siswa tetap memperoleh materi pelajaran tanpa harus menghadapi risiko akibat keberadaan gajah liar di sekitar lingkungan sekolah.

Pembelajaran tatap muka diharapkan dapat kembali berlangsung setelah kondisi dinyatakan aman dan tidak lagi mengancam keselamatan siswa maupun tenaga pendidik.

Pemkab Bener Meriah Prioritaskan Keselamatan Warga

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bener Meriah sekaligus Kepala Pelaksana BPBD Bener Meriah, Ilham Abdi, S.STP., MAP., menyampaikan bahwa persoalan gajah liar di Kecamatan Pintu Rime Gayo menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

Menurutnya, konflik antara manusia dan gajah tidak hanya mengganggu ketenangan masyarakat, tetapi juga berdampak pada berbagai aktivitas sehari-hari, termasuk penyelenggaraan pendidikan.

Ilham menegaskan bahwa perlindungan terhadap anak-anak harus menjadi pertimbangan utama dalam menentukan langkah penanganan di wilayah terdampak.

Meskipun kegiatan pendidikan diharapkan tetap berjalan sebagaimana mestinya, tindakan pencegahan diperlukan ketika muncul ancaman yang berpotensi membahayakan keselamatan peserta didik.

Pemerintah daerah juga mengingatkan seluruh masyarakat agar tidak menganggap remeh keberadaan kawanan gajah yang memasuki kawasan permukiman.

Warga Diminta Tidak Mendekati Kawanan Gajah

Menghadapi kondisi tersebut, pemerintah mengimbau masyarakat, orang tua siswa, tenaga pendidik, serta aparatur kampung untuk terus meningkatkan kewaspadaan.

Warga diminta menghindari kontak langsung dengan kawanan gajah liar dan tidak melakukan tindakan yang dapat memicu perilaku agresif satwa tersebut.

Selain itu, setiap perkembangan mengenai keberadaan maupun pergerakan gajah di sekitar permukiman diharapkan segera dilaporkan kepada petugas berwenang agar dapat ditindaklanjuti.

Koordinasi antara masyarakat dan instansi terkait menjadi bagian penting dalam mengurangi potensi konflik serta mencegah terjadinya korban.

Konflik Gajah dan Manusia Membutuhkan Penanganan Berkelanjutan

Pemerintah Kabupaten Bener Meriah terus memberikan perhatian terhadap persoalan konflik gajah liar yang berulang di Kecamatan Pintu Rime Gayo.

Permasalahan ini dinilai memerlukan penanganan yang terkoordinasi dan berkelanjutan, mengingat dampaknya tidak hanya berkaitan dengan keselamatan warga, tetapi juga menyangkut kegiatan sosial, pendidikan, dan perekonomian masyarakat.

Keterlibatan pemerintah pusat bersama lembaga serta instansi terkait diperlukan untuk mencari langkah penanganan yang tepat.

Dengan adanya kerja sama lintas pihak, diharapkan keselamatan masyarakat dapat lebih terjamin, aktivitas pendidikan kembali berjalan normal, dan konflik antara manusia dengan satwa liar dapat diminimalkan.

Sementara itu, masyarakat di wilayah terdampak diimbau tetap berhati-hati dan mengikuti arahan petugas apabila kembali menemukan kawanan gajah liar di sekitar tempat tinggal maupun fasilitas umum.(*)

Komentar (0)