counter statistics
Kamis, 05 November 2026
Breaking News
Berita Pendidikan

Dua SD di Pasuruan Jadi Sekolah Hijau Berkelanjutan

Administrator | | 4 mnt baca
Dua SD di Pasuruan Jadi Sekolah Hijau Berkelanjutan
Bagikan:

Dapatkan Update Berita & Hadiah Menarik Setiap Hari, Gabung Di Whatsapp Channel KLIK DISINI

PASURUAN, BeritaSekolah.com – Upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang ramah lingkungan terus dikembangkan di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Yayasan Blue Seed Indonesia secara resmi meluncurkan Program Sekolah Lestari melalui revitalisasi dua sekolah dasar negeri, yakni SDN Purwosari 2 dan SDN Purwosari 3, Kecamatan Purwosari.

Kedua sekolah tersebut dipersiapkan menjadi model penerapan sekolah hijau berkelanjutan di Pasuruan yang mengedepankan kualitas pendidikan, kepedulian terhadap lingkungan, serta penyediaan fasilitas belajar yang lebih inklusif.

Manajer Program Sekolah Lestari, Yuni Setyaningsih, menjelaskan bahwa program ini tidak hanya berorientasi pada pembenahan infrastruktur sekolah, tetapi juga mencakup penguatan kualitas pembelajaran dan peningkatan literasi.

Revitalisasi Dua Sekolah di Pasuruan Tingkatkan Fasilitas Pendidikan

Melalui Program Sekolah Lestari, sejumlah sarana dan prasarana pendidikan mendapatkan perhatian khusus untuk menciptakan suasana belajar yang lebih nyaman dan mendukung aktivitas siswa maupun tenaga pendidik.

Fasilitas yang menjadi bagian dari revitalisasi meliputi perpustakaan, ruang kegiatan, ruang guru, ruang kepala sekolah, toilet, hingga lapangan olahraga.

Yuni menyampaikan bahwa sebagian besar fasilitas di kedua sekolah menjadi sasaran pembenahan, baik melalui renovasi bangunan lama maupun pembangunan fasilitas baru.

Meski demikian, bangunan yang sebelumnya telah memperoleh bantuan pembangunan atau revitalisasi dari pemerintah tidak termasuk dalam pekerjaan tersebut.

Pembenahan ini diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi seluruh warga sekolah sekaligus mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang lebih berkualitas.

Program Sekolah Lestari Juga Fokus pada Peningkatan Kompetensi Guru

Selain memperbaiki fasilitas fisik, Yayasan Blue Seed Indonesia turut memberikan perhatian terhadap pengembangan kualitas sumber daya manusia di sektor pendidikan.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah menyelenggarakan kegiatan peningkatan kapasitas atau capacity building bagi guru dan kepala sekolah dari berbagai jenjang pendidikan di Kabupaten Pasuruan.

Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kemampuan tenaga pendidik serta mendukung penerapan konsep sekolah yang berkelanjutan.

Dengan menggabungkan pembangunan fasilitas dan peningkatan kompetensi tenaga pendidik, Program Sekolah Lestari diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap kualitas pendidikan di daerah tersebut.

Didukung Yayasan Korea Selatan dan Kerja Sama Internasional

Pelaksanaan Program Sekolah Lestari di Kabupaten Pasuruan merupakan hasil kerja sama sejumlah lembaga yang memiliki kepedulian terhadap pengembangan pendidikan.

Pendanaan program berasal dari KT&G Social Welfare Foundation, sedangkan pengelolaan pelaksanaannya dilakukan oleh organisasi nonpemerintah asal Korea Selatan, ChorogUsan for Children, bersama Yayasan Blue Seed Indonesia.

Kolaborasi internasional tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas fasilitas pendidikan sekaligus pengembangan sekolah yang lebih memperhatikan aspek lingkungan.

Yuni menjelaskan bahwa untuk wilayah Jawa Timur, pelaksanaan program saat ini masih berfokus di Kabupaten Pasuruan.

Pihak penyelenggara juga berharap program tersebut dapat berlanjut ke tahap berikutnya. Namun, rencana pelaksanaan tahap kedua masih berada dalam proses seleksi.

Pemkab Pasuruan Apresiasi Pengembangan Sekolah Hijau

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan Program Sekolah Lestari.

Menurutnya, kegiatan tersebut menunjukkan pentingnya kerja sama antara pemerintah daerah, pihak swasta, yayasan, dan lembaga internasional dalam meningkatkan mutu pendidikan.

Pemerintah Kabupaten Pasuruan menyambut positif inisiatif revitalisasi SDN Purwosari 2 dan SDN Purwosari 3 sebagai bagian dari upaya menghadirkan lingkungan belajar yang lebih baik.

Shobih berharap kedua sekolah dapat menjadi contoh penerapan pendidikan berwawasan lingkungan yang nantinya bisa dikembangkan di wilayah lain.

Keberhasilan program ini juga diharapkan mampu mendorong munculnya kolaborasi serupa antara pemerintah, masyarakat, dan mitra internasional.

Diharapkan Menjadi Percontohan Sekolah Berkelanjutan

Revitalisasi SDN Purwosari 2 dan SDN Purwosari 3 menjadi langkah awal dalam pengembangan konsep sekolah hijau yang menggabungkan peningkatan fasilitas, pendidikan inklusif, literasi, dan kepedulian lingkungan.

Melalui dukungan berbagai pihak, kedua sekolah di Kecamatan Purwosari tersebut diharapkan mampu menjadi percontohan bagi lembaga pendidikan lainnya.

Wakil Bupati Pasuruan juga mengharapkan agar program serupa dapat menjangkau lebih banyak sekolah yang membutuhkan dukungan peningkatan sarana pendidikan dan kualitas lingkungan belajar.

Dengan adanya Program Sekolah Lestari, pengembangan pendidikan di Kabupaten Pasuruan diharapkan tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada terciptanya sistem pembelajaran yang berkualitas dan berkelanjutan.(*)

Komentar (0)